Wujudkan Karakter Profil Pelajar Pancasila, Siswa SMAN 8 Solo Gelar Karya Inovativ

Wujudkan Karakter Profil Pelajar Pancasila, Siswa SMAN 8 Solo Gelar Karya Inovativ

Penguatan profil pelajar Pancasila ditunjukkan SMAN 8 Surakarta dengan menggelar Karya inovatif siswa kelas 10 dan 11 selama pembelajaran satu tahun di halaman sekolah kawasan mojosongo kamis 23/05/2025.

Saat membuka kegiatan, dalam sambutannya Kepala SMAN 8 Surakarta, Joko Sumarsono, menyampaikan kebanggaannya karena siswa mampu berkarya sebagai wujud dari kurikulum merdeka .

Gelar karya juga sebagai upaya meningkatkan kreativitas, inovasi, serta semangat belajar peserta didik, Selain juga menjadi langkah konkret dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan menyiapkan generasi muda yang unggul secara intelektual dan berkarakter

" Proses pembelajaran P5 akan lebih meningkatkan karakter anda, budi pekerti serta ahklak mulia dan meningkatkan prestasi akademi maupun non akademik " tegas Joko

Dikesempatan yang sama Kepala Seksi (Kasi) SMA/SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah Edi Purwanto, menyampaikan gelar karya merupakan bagian penting dari proses pembelajaran di sekolah termasuk wadah bagi siswa untuk menunjukkan hasil belajarnya dalam bentuk karya nyata.

Untuk itu bentuk apresiasi kreativitas siswa yang menampilkan beragam produk dan karya seni hasil pendampingan para guru, harus dilakukan. Sehingga Diharapkan kegiatan serupa terus dikembangkan sebagai bagian dari pelatihan kemandirian dan kesiapan siswa menghadapi masa depan.

" Gelar karya menjadi bagian meningkatkan kreatifitas anak anak, saya melihat ada banyak barang yang ditampilkan merupakan kreatifitas yang luar biasa" ungkap Edi

Gelar karya berthema "Sukses, Siapkan Wirausaha, Kreatif Sejak Sekolah ", menjadi bukti bagian dari Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kontekstual dan penguatan karakter pelajar Pancasila, mampu membawa siswa berinovasi.

Berbagai Karya ditampilkan dalam puluhan stand berbagai produk penuh kreasi seperti lilin dari bahan limbah, dan berbagai macam handy craf hingga pertunjukan seni berupa drama,.pembacaan puisi, dan wushu ( Dan)

Berita terkait

Gandeng BKN, Menteri Dody Komitmen Wujudkan Good Governance di Kementerian PU

Gandeng BKN, Menteri Dody Komitmen Wujudkan Good Governance di Kementerian PU

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance di lingkungan Kementerian PU. Langkah ini diperkuat melalui kolaborasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna meningkatkan kualitas dan integritas aparatur sipil negara (ASN). Menteri Dody mengatakan kehadiran BKN sangat penting

Nurana Diah Dhayanti
Bak Tersambar Petir, PWI Kalteng Tempuh Jalur Hukum Usai Pernyataan Hotman Paris Dinilai Hina Profesi Wartawan

Bak Tersambar Petir, PWI Kalteng Tempuh Jalur Hukum Usai Pernyataan Hotman Paris Dinilai Hina Profesi Wartawan

Ketua PWI Kalteng, M Zaenal: "setiap pihak tetap menghormati profesi pers sebagai salah satu pilar demokrasi," Palangkaraya-Spektroom : Dunia jurnalistik terasa tersentak. Bagi banyak insan pers, pernyataan yang dilontarkan advokat nasional Hotman Paris Hutapea dinilai bukan sekadar kritik, tetapi telah menyentuh kehormatan profesi wartawan yang selama ini menjadi salah

Polin
APBD  Menjadi Instrumen Pembangunan yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat NTB

APBD Menjadi Instrumen Pembangunan yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat NTB

Mataram-Spektroom : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan instrumen utama untuk menghadirkan kesejahteraan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Gubernur NTB M.Iqbal mengungkapkan, pembahasan pertanggungjawaban APBD tidak hanya merupakan amanat peraturan perundang-undangan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi

Marsam Putrangga, Rafles
ссс