Trending

Yayasan Jami An-Nur Bergerak Cepat, Bantu Siswa Korban Kebakaran Mendawai

Yayasan Jami An-Nur Bergerak Cepat, Bantu Siswa Korban Kebakaran Mendawai
Pemberian bantuan kepada siswa terdampak kebakaran. (Dok.humas MA an-Nur)

Palangka Raya–Spektroom : Duka kebakaran yang mengejutkan warga Komplek Mendawai Sosial jelang waktu berbuka puasa masih menyisakan trauma. Di tengah suasana itu, Yayasan Pendidikan Jami An-Nur Palangka Raya bergerak menyalurkan bantuan sembako bagi murid yang keluarganya terdampak, Senin (2/3/2026).

Peristiwa 21 Februari 2026 itu terjadi saat warga bersiap berbuka. Api cepat membesar di kawasan padat penduduk, menghanguskan rumah dan harta benda dalam waktu singkat. Di antara korban, terdapat lima murid dari satuan pendidikan di bawah naungan yayasan.

Bantuan disalurkan kepada dua murid MA An-Nur, satu murid MTs An-Nur, satu murid SMP GUPPI, dan satu murid MI An-Nur. Paket kebutuhan pokok diberikan untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan mendesak selama masa pemulihan.

Ketua Yayasan, Rus’ansyah, menegaskan kepedulian ini adalah bentuk tanggung jawab moral. “Mereka bagian dari keluarga besar kami. Saat musibah datang, kami tidak boleh diam,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan tidak boleh terhenti karena bencana. “Semangat belajar harus tetap menyala, apa pun kondisinya,” katanya.

Orang tua dan siswa terdampak kebakaran menerima bantuan (do.humas MA an-Nur)

Secara khusus, MA An-Nur Palangka Raya menyerahkan bantuan kepada dua muridnya, Radit dan Nadila. Bantuan dititipkan melalui Kepala MA An-Nur, Hj. Afrianti Juliani, S.P., untuk disampaikan langsung kepada keluarga.

Hj. Afrianti menyebut bantuan tersebut sebagai wujud empati keluarga besar madrasah. “Kami ingin anak-anak tetap kuat dan tidak kehilangan semangat meraih cita-cita,” tuturnya.

Yayasan juga mengajak masyarakat memperkuat solidaritas sosial dan gotong royong, terutama bagi warga yang sedang tertimpa musibah.
Di balik puing rumah yang hangus, anak-anak itu masih menggenggam buku pelajaran. Mungkin seragam mereka tinggal satu, mungkin tas sekolah jadi barang paling berharga yang tersisa. Tapi harapan belum ikut terbakar. Sekolah tetap jalan. Cita-cita tetap hidup. Dan yang terpenting, mereka merasa tidak sendiri.
(Polin Asih)

Berita terkait

Sektor Komunikasi Pastikan TTMD Desa Sembung, Batang Berjalan Lancar

Sektor Komunikasi Pastikan TTMD Desa Sembung, Batang Berjalan Lancar

Batang-Spektroom: Di balik kesibukan personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), ada Kopda Andi yang memastikan komunikasi tetap terhubung. Aktivitas pembangunan di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, tidak hanya diisi pekerjaan fisik.  Anggota Perhubungan (Hub) Kodim 0736/Batang tersebut bertugas mempersiapkan peralatan komunikasi untuk mendukung kegiatan TMMD

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Cegah Pencemaran Air Tanah, Respati Perluas Program Smart Sanitation di Solo

Cegah Pencemaran Air Tanah, Respati Perluas Program Smart Sanitation di Solo

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta Respati Ardi berencana memperluas program Smart Sanitation untuk meningkatkan pengelolaan air limbah domestik sekaligus mengurangi risiko pencemaran air tanah. Program berbasis teknologi Aquonic ini mengolah air limbah rumah tangga agar dapat digunakan kembali untuk kebutuhan nonkonsumsi. Respati mengatakan, program tersebut menjadi salah satu solusi menghadapi

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas