YBM Brilian dukung Peningkatan Perekonomian lewat Budidaya Melon di Banjarbaru

YBM Brilian dukung Peningkatan Perekonomian lewat Budidaya Melon di Banjarbaru
Suasana di Kebun Melon yang didukung oleh YBM Brilian.

Junaidi, Agung Yunianto

Suasana di Kebun Melon yang didukung oleh YBM Brilian.

Spektroom - YBM Brilian terus menunjukkan kontribusinya terhadap Negri dalam peningkatan keterampilan dan perekonomian usaha masyarakat di wilayah Syamsudin Noor Banjarbaru dengan usaha Budidaya Melon di Kelompok Berkah Lestari.

Program ini sejatinya telah berjalan sejak Agustus lalu dan kini mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Kelompok Tani Berkah Lestari, yang beranggotakan 10 orang, berhasil melakukan panen perdana dengan total produksi mencapai 3,3 ton Melon untuk satu Anggota.

Supervisor YBM Brilian RO Banjarmasin, Habiburrahman menjelaskan, bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan usaha, mulai dari modal, bibit, obat-obatan, hingga pupuk dan pendampingan teknis.
“Untuk setiap program, Kami melihat potensi Daerah dan akses pemasaran. Melon ini punya peluang besar karena harganya lumayan stabil, sekitar Rp9.000 per kilogram, dengan masa tanam hanya 55–60 hari saja,” terang Habiburrahman.
"Program ini memang kita setting untuk panennya bertahap, untuk mengendalikan harga dipasar," tutup Habib.

Sementara itu, Fasilitator Bidang Ekonomi YBM Brilian, Budi Ikhsan menuturkan, Pihaknya akan mengembangkan kawasan pertanian terpadu bertajuk Brilian Farm setelah suksesnya program Budidaya Melon di Syamsudin Noor.
“Nantinya Kita kembangkan Daerah Pertanian yang betul-betul terintegrasi. Tidak hanya Melon, tapi juga Semangka, Pepaya, Pisang, dan berbagai jenis hortikultura lainnya di Kawasan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar,” ujar Budi.

Menurutnya, program ini memang dirancang untuk berjalan di dua Wilayah, yakni Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, sehingga selain berdampak ekonomi, Masyarakat juga dapat menikmati potensi Wisata Petik Buah di Kebun.

Ketua Kelompok Tani Berkah Lestari, Untung Wahyu Purnomo, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh YBM Brilian. Ia menilai, program ini tidak hanya memberikan permodalan, tetapi juga keahlian dan kecakapan dalam mengelola Budidaya Melon.
“Alhamdulillah, Kami juga sudah mendapat jaringan pemasaran. Hasil panen nantinya akan disuplai ke Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG), tidak hanya di Syamsudin Noor, tapi juga ke Wilayah Banjarmasin dan Martapura,” ungkap Untung.

Dalam kegiatan launching tersebut, turut hadir Kasi Ekobang Kelurahan Syamsudin Noor Sri Nurhidayati, yang memberikan apresiasi kepada YBM Brilian karena dinilai mampu meningkatkan ekonomi Masyarakat sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.
“Saya mewakili Lurah dan Pemerintah Kota Banjarbaru mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Semoga program ini terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi Masyarakat,” ungkapnya.

Melalui program Mustahik Income Generating, YBM Brilian berkomitmen mencetak lebih banyak Kelompok Tani yang mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi pada penguatan sektor agrobisnis lokal di Kalimantan Selatan.*****

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс