Youth Forum ke-9 : Forum Perlawanan Terhadap Siasat Agresif Industri Rokok

Youth Forum ke-9 : Forum  Perlawanan
Terhadap Siasat Agresif Industri Rokok
Youth Forum ke-9 (Foto IYCTC)

Surabaya - Spektroom: Menjelang peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) pada 31 Mei 2026, wajah perlindungan anak di Indonesia kembali diuji.

Betapa tidak, 6 juta anak Indonesia kini terjebak dalam ketergantungan adiksi nikotin.

Menjawab situasi darurat ini, Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC), Research Group for Tobacco Control (RGTC) Universitas Airlangga, Tobacco Control Support Center, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Jaringan Koalisi Save Our Surroundings (SOS) dan organisasi peduli pengendalian tembakau lainnya menggelar Youth Forum ke-9 di Surabaya.

Forum untuk deklarasi perlawanan terhadap siasat agresif industri rokok yang mengepung ruang hidup mereka.

Ketua Umum IYCTC, Manik Marganamahendra, dengan tegas menyoroti maraknya iklan rokok luar ruang yang mengepung titik-titik strategis di Surabaya.

“Surabaya ini sudah masuk kategori Kota Layak Anak, namun di setiap sudut jalan masih terlihat marak sekali iklan rokok yang secara sistematis menyasar anak dan remaja" tegas Manik, dalam siaran persnya diterima Spektroom, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, Industri rokok ini seringkali secara sengaja merancang strategi pemasaran agar dekat dengan kebutuhan orang muda, bahkan memanfaatkan taktik paling manjur seperti beasiswa untuk untuk memoles citra kotor mereka menjadi seolah-olah dermawan, padahal itu adalah strategi untuk mengunci pasar jangka panjang.

Manik menambahkan, implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 yang melarang Iklan, Promosi, dan Sponsorship (IPS) rokok dalam radius 500 meter dari sekolah harus dikawal ketat oleh generasi muda itu sendiri.

Dirinya mengajak peserta muda lainnya untuk menjadi komunitas pengawas yang berani mendokumentasikan dan melaporkan pelanggaran di lingkungan sekitar mereka.

Diforum yang sama Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menegaskan kebanggaannya menjadikan Surabaya sebagai tuan rumah. Armuji menekankan bahwa status Kota Layak Anak (KLA) bukan sekadar predikat, melainkan komitmen nyata.

“Surabaya baru saja berhasil menurunkan angka stunting secara drastis dari 28,9 persen menjadi 1,6 persen. Namun, penurunan ini tidak akan berdampak maksimal jika anak-anak kita tumbuh di lingkungan yang tercemar asap rokok,” ujar Armuji.

Komitmen Pemkot untuk menyelaraskan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dengan aturan nasional terbaru, sekaligus mengapresiasi suara kritis IYCTC dan RGTC yang menjadi mitra strategis dalam pengawasan regulasi di lapangan. Dilain pihak, Asisten Deputi Karakter Pemuda Kemenpora, Esa Sukmawijaya, menekankan bahwa pengendalian konsumsi rokok adalah investasi paling strategis untuk pembangunan kepemudaan nasional yang bertumpu pada tiga pilar (fisik, intelektual, dan spiritual).

“Kecanduan rokok adalah hambatan nyata dalam meningkatkan kualitas SDM kita. Karena akan semakin banyak orang muda yang sakit dan tidak produktif. Kalau kita ingin lihat Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) kita naik, kita harus berani mengambil langkah ekstrem, misalnya Singapura yang melarang total vape karena tingkat ketergantungannya setara dengan narkotika,” ucap Esa.(@Ng).

Berita terkait

Pemusnahan  Belasan Ton Bawang Selundupan dari jalur Tikus Lintas Negara

Pemusnahan Belasan Ton Bawang Selundupan dari jalur Tikus Lintas Negara

Pontianak-Spektroom : Aparat penegak hukum bersama sejumlah instansi terkait memusnahkan belasan ton bawang impor ilegal yang diduga diselundupkan dari Malaysia melalui jalur tikus di wilayah perbatasan Kalimantan Barat, Kamis (21/05/2026). Langkah tegas ini dilakukan sebagai bentuk perang terhadap praktik perdagangan ilegal yang dinilai merugikan negara sekaligus membahayakan masyarakat. Pemusnahan

Apolonius Welly, Rafles
Ketapang Menghadapi Tantangan Pelayanan Pemerintahan dan Pembangunan yang Tidak Ringan

Ketapang Menghadapi Tantangan Pelayanan Pemerintahan dan Pembangunan yang Tidak Ringan

Ketapang-Spektroom : Kunjungan kerja Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, ke Kabupaten Ketapang disambut hangat Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui agenda ramah tamah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu (20/5/2026) malam di Pendopo Bupati Ketapang. Suasana penuh keakraban terlihat saat unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh

Apolonius Welly, Rafles