13 Ribu UMKM Bengkayang Disiapkan Naik Kelas, Pemkab Buka Pelatihan Pemasaran 2025

13 Ribu UMKM Bengkayang Disiapkan Naik Kelas, Pemkab Buka Pelatihan Pemasaran 2025
Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Bengkayang, meningkatkan kemampuan pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. (Foto : Diskominfo Bengkayang)

Spektroom - Pemerintah Kabupaten Bengkayang kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai kekuatan utama ekonomi daerah.

Komitmen itu terlihat dari dibukanya Pelatihan Akses Pemasaran bagi para pelaku UMKM Angkatan Kedua Tahun 2025 yang digelar pada Selasa (25/11/2025) di sebuah Hotel di Bengkayang.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Bengkayang, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., hadir langsung untuk membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Darwis menegaskan bahwa UMKM merupakan pilar penting dalam pembangunan ekonomi rakyat. Ia menyebut bahwa secara nasional terdapat 64,2 juta UMKM yang mampu menyumbang 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Sementara di Bengkayang sendiri, tercatat 13.280 pelaku UMKM yang turut berperan besar dalam menyerap tenaga kerja dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Menurut Bupati, besarnya potensi UMKM harus diimbangi dengan peningkatan kualitas dan daya saing. Ia mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi para pengusaha kecil, mulai dari persoalan produksi, inovasi produk, hingga pemasaran.

Karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan dan keterampilan baru agar UMKM Bengkayang mampu memperluas akses pemasaran, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Bengkayang telah menyiapkan berbagai strategi pembinaan. Diantaranya menciptakan iklim usaha yang kondusif, membantu pelaku usaha mengurus legalitas seperti NIB, PIRT, sertifikasi halal hingga HAKI, serta meningkatkan kompetensi melalui program pelatihan berkelanjutan.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga terus memperluas ruang promosi melalui pameran, etalase UMKM, katalog, dan media digital.

Pemkab Bengkayang turut mendorong kemitraan antar-pelaku usaha dan dengan industri besar, memfasilitasi akses permodalan melalui program Kredit Usaha Mikro (KUM) Peduli dan KUR, serta mengajak UMKM ikut terlibat dalam pengadaan barang/jasa pemerintah lewat e-katalog lokal.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Darwis secara resmi membuka pelatihan dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kemajuan UMKM serta mendukung terwujudnya visi Bengkayang 2025–2030, yakni daerah yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berkelanjutan.


Berita terkait

Jaga Stabilitas Pasokan PD Pasar Jaya  Pantau Harga 37 Komoditas Pangan

Jaga Stabilitas Pasokan PD Pasar Jaya Pantau Harga 37 Komoditas Pangan

Jakarta – Spektroom : Perumda Pasar Jaya terus memperkuat pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pangan di Ibu Kota melalui pemantauan harian terhadap 37 komoditas strategis di puluhan pasar yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Direktur Utama Perumda

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
PLN Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Melalui Program TJSL

PLN Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Melalui Program TJSL

Jakarta - Spektroom : General Manager PLN UIP JBB, Yasir, menegaskan, bahwa Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan sosial, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan dan pencapaian pembangunan berkelanjutan. Sebagai perusahaan yang menjalankan transisi energi, PLN juga memiliki tanggung jawab untuk mendorong terciptanya lingkungan yang berkelanjutan.

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP