Trending

13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan  Aceh Kini Fungsional

13 Ruas Jalan Nasional dan 14 Jembatan  Aceh Kini Fungsional
Jalan Nasional di Aceh bisa digunakan fungsional ( birkom pu)

Jakarta – Spektroom :  Kementerian PU memastikan sebagian besar jaringan jalan dan jembatan nasional yang terdampak bencana kini telah kembali fungsional. Balai Pelaksana  Jalan Nasional (BPJN) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan konektivitas di Provinsi Aceh pascabencana.

Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga kemantapan dan konektivitas jalan nasional di Aceh, termasuk pada ruas-ruas yang terdampak bencana maupun yang membutuhkan penanganan darurat. Menurutnya, aspek keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur.

"Perbaikan dilakukan agar jembatan kembali aman dilalui sehingga konektivitas masyarakat dan distribusi logistik tetap terjaga," kata Menteri Dody di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Hingga 10 Agustus 2026, dari 16 titik jembatan nasional yang sempat terputus, sebanyak 14 jembatan telah kembali fungsional sementara pada lokasi eksisting. Penanganan dilakukan dengan berbagai metode sesuai kondisi lapangan, mulai dari penimbunan badan jalan, pemasangan jembatan Bailey, hingga penggunaan box culvert dan box container.

Sebagian sudah di aspal ,( birkom pu)

Jembatan yang telah fungsional antara lain Krueng Meureudu, Teupin Mane, Alue Kulus, Krueng Rongka, Weihni Lampahan, Lawe Mengkudu 1, Simamora II, Weihni Rongka, Timang Gajah, Krueng Tingkeum, Krueng Pelang, Lawe Penanggalan, Krueng Beutong, dan Jamur Ujung.

Sejumlah jembatan dipulihkan menggunakan jembatan Bailey sebagai solusi sementara agar akses masyarakat dapat segera kembali terbuka. Sementara pada lokasi lainnya digunakan kombinasi timbunan dan box culvert untuk memungkinkan kendaraan kembali melintas.

Adapun dua jembatan yang masih dalam penanganan, yakni Weihni Enang-Enang yang dapat dilalui menggunakan jalan daerah sebagai jalur pengganti, sedangkan Titi Merah menggunakan jalan alternatif.

Pemulihan konektivitas juga dilakukan pada jaringan jalan nasional. Dari 15 ruas jalan yang sempat terputus akibat bencana, sebanyak 13 ruas telah kembali fungsional sementara.

Sementara itu, dua ruas lainnya dapat kembali dilalui melalui jalur alternatif. Ruas Bts. Bireuen/Bener Meriah–Bener Meriah/Aceh Tengah menggunakan jalan alternatif di lokasi Jembatan Putus Weihni Enang-Enang. Adapun ruas Genting Gerbang–Sp. Uning telah fungsional melalui jalan alternatif di lokasi Jembatan Putus Titi Merah.

Tak hanya memulihkan jalan yang terputus, penanganan juga dilakukan terhadap titik-titik bencana lainnya. Dari 362 titik kejadian longsor yang tercatat, seluruhnya telah ditangani. Begitu pula 37 titik kejadian banjir yang seluruhnya telah kembali fungsional.

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles