Trending

29 Desa di Sumbawa Akan Dibangun Layanan Air Minum SPAM

29 Desa di Sumbawa Akan Dibangun Layanan Air Minum SPAM
SPAM di Sumbawa ( birkom pu)

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berupaya meningkatkan akses air bersih guna mendukung program pencegahan stunting atau gangguan pertumbuhan pada balita, khususnya di wilayah timur Indonesia. Salah satu dukungan infrastruktur tengah disiapkan melalui rehabilitasi dan optimalisasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pungka, untuk mendukung Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semongkat di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, penyediaan air bersih merupakan prioritas pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Air adalah sumber daya yang terbatas, kita harus menggunakannya secara efisien agar tetap tersedia bagi generasi mendatang. Jangan sampai nanti anak cucu kita kesulitan air karena kita boros hari ini,” kata Menteri Dody di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Rehabilitasi dan optimalisasi IPA Pungka dilaksanakan untuk meningkatkan akses air minum aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Pulau Sumbawa, yakni di wilayah Kecamatan Sumbawa, Labuhan Badas, Unter Iwes, Moyo Utara, dan Moyo Hilir.

Optimalisasi SPAM Semongkat dinilai penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan PDAM Batulanteh, Kabupaten Sumbawa, karena saat ini belum mampu menjangkau seluruh wilayah akibat keterbatasan pasokan air.

Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap sumber air yang belum memenuhi standar kelayakan. Selain itu, pekerjaan ini juga untuk mendukung pencapaian target nasional akses air minum aman dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-6  (SDGs 6), yaitu tentang Air Bersih dan Sanitasi.

Optimalisasi SPAM Semongkat meliputi rehabilitasi dan optimalisasi IPA Pungka kapasitas 150 liter/detik, perbaikan reservoar dan jaringan perpipaan internal, pembangunan fasilitas penunjang IPA, peningkatan sistem mekanikal dan elektrikal, revitalisasi jaringan distribusi utama (JDU), serta pembangunan struktur perlintasan pipa.

SPAM Semongkat memanfaatkan sumber air baku dari Sungai Semongkat dengan kapasitas 165 liter/detik. Air baku dialirkan melalui sistem transmisi gravitasi sepanjang 5 km (diameter 16 inci) dan 11 kilometer (diameter pipa 14 inci) menuju IPA Pungka.

Air baku pada IPA Pungka akan melalui proses pengolahan untuk memastikan kualitas air memenuhi standar air minum. Setelah diolah, air bersih ditampung pada 3 unit reservoir distribusi berkapasitas masing-masing 500 m3 (2 unit), dan 600 m3 (1 unit) sebelum dialirkan ke jaringan distribusi utama. Dari jaringan tersebut, air kemudian disalurkan hingga ke Sambungan Rumah (SR) pada area layanan. Sistem ini dirancang untuk melayani 29 desa di 5 kecamatan dengan total 12.510 sambungan rumah eksisting.

Melalui optimalisasi IPA Pungka, Kementerian PU berharap distribusi air minum menjadi lebih andal, tekanan air lebih stabil, dan cakupan layanan dapat terus diperluas seiring pertumbuhan kebutuhan masyarakat di Pulau Sumbawa.

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru