360 Calon Mahasiswa Baru UIN Saizu Jalani Ujian BQPI sebagai Pemetaan Kemampuan Keagamaan

360 Calon Mahasiswa Baru UIN Saizu Jalani Ujian BQPI sebagai Pemetaan Kemampuan Keagamaan
Sebanyak 360 calon mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto mengikuti Ujian Baca Al-Qur'an dan Praktik Ibadah (BQPI) Tahap 2 Sesi 2 pada 5–6 Agustus 2026. ,(Foto : Humas UIN Zaizu,).

Purwokerti–Spektroom : Sebanyak 360 calon mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto mengikuti Ujian Baca Al-Qur'an dan Praktik Ibadah (BQPI) Tahap 2 Sesi 2 pada 5–6 Agustus 2026.

Ujian yang digelar di Fakultas Syariah UIN Saizu tersebut menjadi tahapan wajib untuk memetakan kemampuan dasar keagamaan mahasiswa sebelum memasuki perkuliahan.

Peserta berasal dari berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru, yakni Jalur Pesantren, Tahfidz, SPAN-PTKIN, dan UM-PTKIN. Selama pelaksanaan, mereka mengikuti ujian secara bergelombang sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia agar proses asesmen berlangsung tertib dan efektif.

Mudir Ma'had Al-Jami'ah UIN Saizu, Dr. Nasrudin, menjelaskan bahwa BQPI bukan merupakan seleksi kelulusan masuk perguruan tinggi, melainkan instrumen untuk mengukur kemampuan awal mahasiswa dalam membaca Al-Qur'an dan praktik ibadah.

"Hasil asesmen ini akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan keagamaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing mahasiswa, sehingga pembinaan dapat berjalan lebih tepat sasaran," ujarnya.

Materi yang diujikan meliputi kemampuan membaca Al-Qur'an secara tartil sesuai kaidah tajwid, hafalan Juz Amma mulai Surah An-Nas hingga Ad-Dhuha, serta praktik ibadah yang mencakup thaharah dan salat.

Mahasiswa dinyatakan memenuhi standar apabila memperoleh nilai minimal 70 pada setiap materi. Sementara peserta yang belum memenuhi ketentuan akan mengikuti program pembinaan dan diberikan kesempatan menjalani ujian ulang.

Menurut Dr. Nasrudin, pembinaan keagamaan menjadi salah satu ciri khas UIN Saizu sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman. Ia berharap mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi keislaman yang kuat sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.

Selain menjadi bagian dari proses pembinaan, kelulusan BQPI juga merupakan salah satu persyaratan akademik yang harus dipenuhi mahasiswa sebelum mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL),

Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga ujian skripsi. Melalui pelaksanaan BQPI, UIN Saizu menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang unggul secara akademik sekaligus memiliki kompetensi keagamaan yang kuat.

Berita terkait

Tiga Ribu 170 Warga Binaan NTB Terima Remisi, Gubernur Tegaskan Tak Ada Kata Terlambat Untuk Berubah

Tiga Ribu 170 Warga Binaan NTB Terima Remisi, Gubernur Tegaskan Tak Ada Kata Terlambat Untuk Berubah

Lombok Barat-Spektroom : Momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia selalu membawa kebahagiaan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di seluruh Lapas dan Rutan di NTB. Tahun ini, sebanyak 3.170 narapidana dan anak binaan di Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan kado istimewa berupa remisi umum dan

Marsam Putrangga, Julianto
Kemenag Sawahlunto Peringati HUT ke-81 RI, Tekankan Pengabdian, Kerukunan, dan Etika di Era AI

Kemenag Sawahlunto Peringati HUT ke-81 RI, Tekankan Pengabdian, Kerukunan, dan Etika di Era AI

Sawahlunto-Spektroom : Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman MTsN 2 Sawahlunto, Senin (17/8/2026). Upacara diikuti jajaran Kemenag Kota Sawahlunto serta seluruh satuan kerja (satker) di lingkungan Kemenag. Peringatan

Riswan Idris, Bian Pamungkas