37 Peserta mengikuti pelatihan Caregiver Bath, Sebelum bekerja Di Jepang

37 Peserta mengikuti pelatihan Caregiver Bath, Sebelum  bekerja Di Jepang
Pelatihan Caregiver Bath Diikuti 37 Peserta Diselenggaran UNS Kerjasama Dengan Pemerintah Kota surakarta dan Hinode Madical ( Selasa, 07/07/2026, Dan )

Solo - Spektroom : Setelah berhasil menghantarkan belasan peserta magang angkatan pertama yang sekarang sudah meniti karier di Jepang, UNS berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surakarta dan Hinode Madical kembali membuka pelatihan Caregiver Bath ke 2 ( Selasa 07/07/2036 ) Di gedung Rektorat Kentingan

Program pelatihan diikuti 37 peserta terpilih terdiri 20 peserta dari Sekolah Vokasi UNS serta 17 orang warga Kota Surakarta.

Saat membuka pelatihan, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNS, Prof. Muhtar, berharap setelah mendapat pelatihan tetap menjaga integeitas dan profesional.

Dengan sikap keprofesional akan memberi peluang serapan tenaga kerja keluar negri semakin tinggi

"Maka oleh sebab itu adik-adik yang dilatih ini menjaga integritas dan profesionalitas sehingga di masa-masa yang akan datang tenaga kerja kita meningkat kepada dunia kerja yang lebih profesional," Jelas Prof. Muhtar

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Surakarta, Pramutedy Sukoco, menyampaikan perubahan struktur demografi di Jepang telah membuka celah karier yang sangat besar bagi pekerja Indonesia.

Selama setahun ke depan, puluhan peserta ini akan digembleng melalui program Rumah Siap Kerja Bersama untuk menguasai bahasa Jepang, kompetensi teknis, pembinaan karakter, hingga persiapan sertifikasi.

"Kondisi ini menjadi kesempatan yang harus kita sambut dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan, kemampuan, bahasa, etos kerja, serta daya internasional," kata Pramutedy.

37 peserta terpilih akan menjalani masa pendidikan selama 12 bulan untuk dibekali kompetensi komunikasi dan keterampilan caregiver atau yang dalam bahasa Jepang disebut Kaigo.

Secara rincian, enam bulan pertama akan difokuskan pada pembelajaran bahasa Jepang dasar dan keterampilan teknis profesi, disusul enam bulan pendalaman bahasa sebagai persiapan menghadapi ujian Japanese-Language Proficiency Test (JLPT) tingkat N3. (Dan)

Berita terkait

Prof La Ode Husen: Under-Invoicing CPO Bukan Sekadar Akal-Akalan Dagang

Prof La Ode Husen: Under-Invoicing CPO Bukan Sekadar Akal-Akalan Dagang

Makassar- Spektroom : Angka di atas kertas bisa menjadi lubang bagi penerimaan negara. Praktik under-invoicing dalam ekspor crude palm oil (CPO), jika dilakukan dengan sengaja untuk mengecilkan nilai transaksi, dinilai berpotensi menjadi kejahatan korporasi dan tindak pidana perpajakan maupun kepabeanan. Direktur Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof. Dr. H.

Yahya Patta, Buang Supeno