Trending

42 Jamban Sehat untuk Warga Landak, Dorong Desa Ringgo Lojok Bebas BAB Sembarangan

42 Jamban Sehat untuk Warga Landak, Dorong Desa Ringgo Lojok Bebas BAB Sembarangan
Warga bersama perwakilan pemerintah desa dan PT Tebar Tandan Tenerah mengikuti kegiatan sosialisasi program sanitasi untuk mendukung terwujudnya desa bebas buang air besar sembarangan (ODF). (Foto: Dok. Humas PT PAR Tbk Landak)

Landak – Spektroom : Upaya mewujudkan lingkungan sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus diperkuat melalui penyediaan fasilitas sanitasi layak.

Di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, komitmen tersebut diwujudkan melalui bantuan pembangunan 42 jamban sehat bagi warga Desa Ringgo Lojok, Kecamatan Banyuke Hulu.

Bantuan material jamban atau WC tersebut disalurkan PT Tebar Tandan Tenerah (TTT), anak perusahaan PT Prime Agri Resources (PAR) Tbk Landak Area, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Program ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah mewujudkan Open Defecation Free (ODF), atau kondisi desa bebas dari praktik buang air besar (BAB) sembarangan.

Tidak sekadar memberikan bantuan material, program ini juga diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya sanitasi sehat sebagai fondasi kehidupan yang lebih baik.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus membangun komitmen bersama, Pemerintah Desa Ringgo Lojok menggelar sosialisasi bagi masyarakat penerima manfaat di Aula Kantor Desa Ringgo Lojok, Senin (2/11/2026), pukul 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Desa Ringgo Lojok Mulyadi bersama perangkat desa.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa keberadaan jamban sehat bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan, melainkan juga perlindungan kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.

Asisten CSR PT PAR Tbk, Andrianus, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan sanitasi masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pemerintah.

“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan tidak ada lagi warga yang BAB sembarangan dan seluruh masyarakat dapat hidup lebih sehat dengan fasilitas sanitasi yang memadai,” ujarnya.

Bagi warga penerima manfaat, bantuan ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk menghadirkan fasilitas sanitasi yang lebih layak di rumah masing-masing.

Dengan tersedianya jamban sehat, kebiasaan hidup bersih diharapkan semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kepala Desa Ringgo Lojok, Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada perusahaan atas bantuan yang diberikan kepada masyarakatnya.

“Terima kasih kepada perusahaan, semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga Ringgo Lojok,” kata Mulyadi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Banyuke Hulu Marselina Lidia mengapresiasi dukungan tersebut. Ia mengajak seluruh penerima manfaat untuk mengedepankan semangat gotong royong dalam pembangunan jamban agar fasilitas tersebut segera selesai dan dapat digunakan.

Kolaborasi antara pemerintah desa, perusahaan, tenaga kesehatan, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci agar bantuan tidak berhenti pada penyaluran material, tetapi benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan.

Melalui pembangunan 42 jamban sehat ini, Desa Ringgo Lojok diharapkan semakin dekat dengan target ODF.

Lebih dari sekadar fasilitas, jamban sehat menjadi simbol perubahan perilaku menuju lingkungan bersih, keluarga sehat, dan kehidupan masyarakat yang lebih bermartabat.

Berita terkait

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP