442 Warga Jakarta Barat Terima Manfaat Program Tebus Ijazah
Jakarta - Spektroom: Sebanyak 442 warga Jakarta Barat menerima manfaat program Tebus Ijazah yang digulirkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penyerahan ijazah secara simbolis dilakukan Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Ali Murtadho, di Ruang MH Thamrin, Blok B, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (29/10/2026).
Penyerahan tersebut merupakan pelaksanaan tahap kedua. Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan penebusan ijazah kepada 320 warga.
“Dalam 2 tahap program ini ada 762 penerima manfaat dengan total nominal senilai sekitar Rp 1,1 miliar,” kata Ali.
Penerima manfaat berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), hingga satuan pendidikan sederajat. Program ini juga mencakup warga yang menempuh pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
Ali, mengimbau warga kurang mampu yang terkendala biaya untuk menebus ijazah agar memanfaatkan program tersebut. Warga dapat menyampaikan permohonan bantuan melalui kantor kelurahan atau kecamatan setempat.
“Silakan hubungi kelurahan, camat, termasuk tingkat kota untuk meminta bantuan agar ijazahnya bisa ditebus,” tegasnya.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter menilai program Tebus Ijazah merupakan wujud nyata komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Kepemilikan ijazah menjadi modal penting bagi warga untuk melanjutkan pendidikan maupun mengakses kesempatan kerja di sektor formal. Dengan demikian, program ini diharapkan turut membantu menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Salah seorang penerima manfaat, Putri Sekar Ayu, warga Kalideres, mengaku bersyukur karena akhirnya dapat memperoleh ijazahnya yang selama ini tertahan di SMP Harapan Jaya.
Ia berharap ijazah tersebut dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMK sekaligus membuka peluang memperoleh pekerjaan di masa mendatang.