Trending

50 Anggota Pramuka Termasuk 13 Pramuka Kebutuhan Khusus Ambil Bagian Praktik Water Rescue

50 Anggota Pramuka  Termasuk 13 Pramuka  Kebutuhan Khusus Ambil Bagian Praktik Water Rescue
Pembina pramuka saat melakukan pengecekan peserta water rescue, foto humas kwarcab jaksel, minggu (28/9/2026)

Jakarta-Spektroom : Saka Rintisan SAR Kwartir Cabang Jakarta Selatan menggelar Latihan dan Praktik Water Rescue sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan.

Kegiatan tersebut dilakukan di pantai mutiara ancol Jakarta Utara yang diikuti Sebanyak 50 peserta termasuk 13 Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) dari Gugus Depan SLBN 12 Jakarta Selatan.

Kegiatan dibuka oleh Kak Andi Prihartadi selaku Andalan Cabang Urusan Saka Kwartir Cabang Jakarta Selatan yang sekaligus mendampingi peserta selama rangkaian latihan.

Pelaksanaan kegiatan didukung Pamong Saka Rintisan SAR, Kak Partiwi, S.Pd., M.Si. dan Kak Nurlela, S.Pd. Kehadiran para pendamping turut membantu peserta mengikuti setiap tahapan pembekalan dan praktik penyelamatan di lingkungan perairan Pantai Mutiara.

"Sebanyak 13 Pramuka Berkebutuhan Khusus 11 Pramuka Tunarungu dan 2 Pramuka Tunagrahita yang mengikuti rangkaian kegiatan bersama peserta lainnya. Keterlibatan peserta PBK menjadi bagian dari pembinaan kepramukaan yang memberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti latihan sekaligus mengembangkan potensi diri sesuai dengan kemampuan masing-masing. "Kata Andi Prihartadi, minggu (27/9/2026)

Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman dan bekal keterampilan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mendukung upaya penanggulangan bencana.

"Latihan Water Rescue menjadi sarana bagi peserta untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan kesiap siagaan dalam menghadapi situasi darurat di wilayah perairan. Pembekalan meliputi teknik dasar penyelamatan di air, penggunaan peralatan keselamatan, serta prosedur pertolongan yang aman dan tepat. Setelah mendapatkan materi, peserta menerapkannya secara langsung melalui simulasi penyelamatan di lingkungan perairan." Jelas Andi

Rangkaian praktik dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan penguasaan teknik dan prosedur keselamatan. Peserta mempraktikkan materi yang telah dipelajari melalui simulasi penyelamatan sekaligus melatih koordinasi dan komunikasi dalam kelompok.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, latihan tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan kedisiplinan, kekompakan, dan kemampuan peserta dalam bekerja sama sebagai sebuah tim.

Peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya kesiap siagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan kecelakaan atau situasi darurat yang dapat terjadi di wilayah perairan. Ujar Andi Prihartadi

Melalui tahapan latihan yang dilaksanakan secara terarah dan terstruktur, peserta memperoleh pengalaman dalam melaksanakan dukungan pencarian dan pertolongan sesuai dengan kapasitas, ketentuan, dan prosedur keselamatan yang berlaku.

Latihan dan Praktik Water Rescue menjadi bagian dari pembinaan anggota Pramuka melalui pengalaman langsung dalam keterampilan penyelamatan di air.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan serta mendukung upaya pertolongan sesuai kemampuan dan prosedur keselamatan yang berlaku.

Berita terkait

Konsumsi BBM Subsidi Jateng Melonjak, Pertamina Dorong Tambahan Kuota

Konsumsi BBM Subsidi Jateng Melonjak, Pertamina Dorong Tambahan Kuota

SEMARANG-Spektroom – Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Jawa Tengah meningkat sepanjang 2026. Kondisi tersebut mendorong Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah meminta pemerintah propinsi Jawa Tengah mempertimbangkan mengajukan tambahan kuota untuk menjaga ketersediaan BBM subsidi hingga akhir tahun. Lonjakan terutama terjadi pada Pertalite dan Biosolar yang masih

Karindra, Bian Pamungkas
Tiga Kebijakan Strategis Mendikdasmen, Perkuat Sistem Pelayanan Publik Yang Rawan Perilaku Menyimpang

Tiga Kebijakan Strategis Mendikdasmen, Perkuat Sistem Pelayanan Publik Yang Rawan Perilaku Menyimpang

Jakarta Selatan - Spektroom: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendigdasmen) memiliki 3 Kebijakan Strategis sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa menjadi Bangsa yang jujur, berprilaku dan membangun budaya bersih dari korupsi. Menurut Mendikdasmen Abdul Mu'ti kebijakan tersebut diimplementasikan memperkuat sistem pelayanan publik yang sering menimbulkan perilaku menyimpang.

Anggoro AP