Trending

Abrani Sulaiman: Forum Rektor PTNU Jadi Momentum UNUKASE Perluas Kolaborasi dan Perkuat Mutu

Abrani Sulaiman: Forum Rektor PTNU Jadi Momentum UNUKASE Perluas Kolaborasi dan Perkuat Mutu
Rektor UNUKASE (baju putih) di tengah kegiatan Forum Rektor PTNU.(Foto Humas UNUKASE)

Junaidi, Agung Yunianto

Banjarmasin—Spektroom : Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menegaskan bahwa arah kebijakan yang dibahas dalam Forum Rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (FR-PTNU) sejalan dengan upaya peningkatan mutu yang tengah dijalankan kampus yang dipimpinnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Abrani usai menghadiri pelantikan kepengurusan baru FR-PTNU yang berlangsung khidmat di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, forum tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi Nahdlatul Ulama dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks.

"Forum Rektor PTNU memberikan semangat baru bagi seluruh perguruan tinggi Nahdlatul Ulama untuk memperkuat kolaborasi, khususnya di bidang riset, pengembangan sumber daya manusia, dan tata kelola perguruan tinggi. Bagi UNUKASE, ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kerja sama dan meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang berkualitas," ujar Dr. Abrani.

Ia menilai, kolaborasi antarkampus menjadi kunci untuk mempercepat peningkatan kualitas perguruan tinggi, terutama dalam pengembangan inovasi dan penguatan kapasitas akademik.

Karena itu, Abrani menegaskan komitmen UNUKASE untuk mendukung berbagai program strategis yang dirancang FR-PTNU ke depan.

Kegiatan Forum Rektor PTNU

Ia menyebut, kampusnya siap berpartisipasi aktif dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang lebih kolaboratif di lingkungan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama.

"UNUKASE siap mendukung berbagai program strategis Forum Rektor PTNU serta berpartisipasi aktif dalam pengembangan ekosistem riset dan inovasi yang kolaboratif di lingkungan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama," katanya.

Forum Rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (FR-PTNU) sendiri resmi melantik kepengurusan baru dalam acara yang digelar di Gedung PBNU, Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PBNU, Prof. Dr. KH. M. Nizar Ali, para rektor dan pimpinan PTNU dari berbagai daerah di Indonesia, serta sejumlah tokoh pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama.

Pelantikan kepengurusan baru FR-PTNU diharapkan menjadi titik awal penguatan jejaring antar-PTNU dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai ke-NU-an, sekaligus meningkatkan daya saing perguruan tinggi Nahdlatul Ulama di tingkat nasional maupun global.

Dengan semangat kolaborasi yang dibangun melalui forum tersebut, PTNU di berbagai daerah diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui tridarma perguruan tinggi.

Berita terkait

Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Jember-Spektroom : Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Jember (UNEJ) mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Terbaik 2 Best Information Literacy Program Award dalam ajang FKP2TN Award 2026. Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) dan Seminar Nasional Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN)

Julianto
PWI Pasaman Barat Kembali Definitif, Bupati Yulianto Tekankan Independensi Pers

PWI Pasaman Barat Kembali Definitif, Bupati Yulianto Tekankan Independensi Pers

Pasaman Barat-Spektroom : Bupati Pasaman Barat Yulianto mengajak insan pers memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menyampaikan informasi yang akurat serta berimbang. Ia menegaskan, kemitraan tersebut harus tetap menjunjung tinggi independensi dan profesionalisme jurnalistik. Hal itu disampaikan Yulianto saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan

Rafles