Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan Masih Pada Level II (Waspada)
#repost tribratanews.lampung.polri go.id
Lampung Selatan - Spektroom: Berdasarkan hasil pengamatan, kondisi cuaca di sekitar gunung anak krakatau terpantau bervariasi mulai dari cerah, berawan, mendung hingga hujan ringan. Angin bertiup lemah ke arah utara dan timur laut dengan suhu udara berkisar antara 25,9 hingga 29,8 derajat celsius dan kelembapan udara mencapai 78,3–94,6 persen.
Rekomendasi resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat, nelayan, wisatawan, maupun pendaki diminta untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Rioboniek Situmorang menjelaskan, status Level II menandakan aktivitas gunung masih berada di atas kondisi normal sehingga perlu kewaspadaan.
"Masyarakat juga diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya" ujarnnya mengimbau, Senin (18/5/2026).
Sementara dari sisi kegempaan, lanjut Rioboniek Situmorang, aktivitas vulkanik masih menunjukkan dinamika. Pihaknya mencatat adanya dua kali gempa hybrid/fase banyak, lima kali gempa vulkanik dangkal, enam kali gempa vulkanik dalam, tiga kali gempa tektonik lokal, dan satu kali gempa tektonik jauh.
"Tremor menerus (microtremor) juga masih terekam dengan amplitudo dominan 0,5 milimeter. Namun demikian kondisi gelombang laut di sekitar kawasan gunung dalam keadaan tenang" katanya lagi.
Meski belum menunjukkan peningkatan signifikan, aktivitas vulkanik tersebut masih memerlukan kewaspadaan masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar wilayah perairan Selat Sunda.
"Kami masih terus memantau Gunung Anak Krakatau secara intensif untuk mengantisipasi perkembangan aktivitas vulkanik selanjutnya" tutup Situmorang.(@Ng).