Trending

Akui Sistem Vokasi Lebih Matang, Untidar Magelang Kunjungi Polije Jember

“Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk belajar dan memperdalam pengalaman terkait pengelolaan institusi pendidikan vokasi,” ujar Sugiyarto

Akui Sistem Vokasi Lebih Matang, Untidar Magelang Kunjungi Polije Jember
Universitas Tidar (Untidar) Magelang mengunjungi Politeknik Negeri Jember (Polije), Jumat (24/4/2026). (foto humas polije)

Jember-Spektroom : Universitas Tidar (Untidar) Magelang mengakui Politeknik Negeri Jember (Polije) memiliki sistem vokasi lebih matang. Karena itu Untidar Magelang membidik keunggulan pengelolaan unit usaha dan pendidikan vokasi milik Politeknik Negeri Jember (Polije). Melalui kunjungan studi ini, kedua institusi sepakat memperkuat tata kelola teaching factory serta sistem administrasi bisnis kampus.

Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., menyatakan bahwa kampusnya perlu menyerap pengalaman Polije yang telah memiliki sistem vokasi lebih matang. Ia memfokuskan pembelajaran pada adaptasi tata kelola akademik pasca-transformasi menjadi perguruan tinggi negeri.

“Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk belajar dan memperdalam pengalaman terkait pengelolaan institusi pendidikan vokasi,” ujar Sugiyarto, Jumat (24/4/2026).

Sugiyarto menilai pengembangan unit usaha sangat krusial untuk mendukung pendidikan berbasis praktik. Ia juga ingin mengoptimalkan potensi pertanian dan wisata Magelang melalui ilmu yang diperoleh dari Polije.

“Fokus pembelajaran mencakup pengelolaan unit usaha kampus, sistem bisnis, serta pengembangan teaching factory,” jelas Sugiyarto.

Ia pun berharap kolaborasi ini berlanjut pada program-program strategis lainnya di masa depan. Sinergi antar-kampus ini menjadi kunci peningkatan kualitas institusi secara berkelanjutan.

“Kami berharap kunjungan ini memberikan manfaat besar serta memperkuat kerja sama antar-perguruan tinggi,” tambah Sugiyarto.

Sementara itu, Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., memuji etos kerja profesional yang melekat pada budaya kerja Untidar. Pihaknya membuka ruang seluas-luasnya untuk saling berbagi inovasi dalam mengelola institusi pendidikan vokasi.

“Kami berharap pertemuan ini memperkuat kerja sama dan saling belajar, khususnya dalam pengembangan budaya kerja,” tutur Saiful.

Selain itu, Saiful memperkenalkan peran inkubator bisnis IBKWU dalam mendampingi UMKM dan memperkuat branding kampus. Polije berkomitmen membangun ekosistem bisnis yang mampu menopang kemandirian institusi.

“Polije juga menekankan pengembangan unit bisnis dan inkubator untuk mendukung kewirausahaan,” ungkap Saiful.

Terakhir, Saiful meyakini kolaborasi ini akan meningkatkan daya saing kedua belah pihak di level nasional. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kualitas kelembagaan dan bisnis kampus.

“Pertemuan ini bertujuan mempererat kolaborasi serta meningkatkan kualitas kelembagaan dalam bidang pendidikan vokasi,” pungkas Saiful.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles