APBD Kapuas Hulu Turun 27 Persen, Pemkab Siapkan Langkah Sumber Pendapatan Baru

APBD Kapuas Hulu Turun 27 Persen, Pemkab Siapkan Langkah Sumber Pendapatan Baru
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan SH.MH. (Foto: Dok Diskominfotik Kapuas Hulu)

Spektroom – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu bersiap menghadapi tantangan besar pada tahun anggaran 2026.

Pasalnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kapuas Hulu diperkirakan bakal turun cukup tajam, yakni sekitar 27,3 persen atau berkurang sekitar Rp480 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengungkapkan bahwa kondisi ini memaksa pemerintah daerah harus lebih cermat dalam mengelola anggaran. Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah melakukan penghematan di berbagai sektor serta mencari sumber pendapatan baru agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Dengan kondisi APBD yang menurun, kami akan melakukan segala upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah dan mengoptimalkan anggaran yang ada,” ujarnya, Selasa (07/10/2025).

Menurut Bupati, jajaran pemerintahan daerah akan lebih fokus bekerja di lapangan untuk mencari peluang pendanaan dan investasi. Ia bahkan menyebut bahwa masyarakat tidak perlu heran jika nantinya para pejabat daerah jarang terlihat di tempat.

“Kalau nanti kami jarang tampak di kantor, bukan berarti kami berdiam diri. Kami akan fokus melakukan gerilya mencari sumber-sumber pendapatan, termasuk menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendatangkan investasi,” jelasnya.

Langkah penghematan, kata Bupati, akan dilakukan secara efektif dan efisien tanpa mengganggu pelayanan publik. Pemerintah daerah akan menekan pengeluaran yang tidak mendesak serta memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Selain efisiensi, Pemkab Kapuas Hulu juga tengah menyiapkan strategi untuk menggali potensi ekonomi lokal. Upaya ini mencakup optimalisasi sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Kami ingin agar daerah ini tetap bergerak maju meski anggaran berkurang. Potensi ekonomi lokal harus kita dorong agar bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah,” kata Bupati menambahkan.

Ia berharap langkah-langkah tersebut mendapat dukungan dari seluruh pihak, termasuk masyarakat dan pelaku usaha di Kapuas Hulu.

“Dengan kerja sama yang solid, saya yakin kita bisa melewati masa sulit ini dan tetap menjaga pembangunan daerah agar tetap berkelanjutan,” tutupnya.

Berita terkait

Sebanyak 51 ASN se Indonesia Mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional di Jawa Tengah

Sebanyak 51 ASN se Indonesia Mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional di Jawa Tengah

Semarang-Spektroom : Sebanyak 51 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, hingga kabupaten/kota di Indonesia, memgikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XXVIII. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, membuka PKN II Angkatan XXVIII, di Kampus BPSDMD Jawa Tengah, Senin (3/8/2026). Dalam sambutannya Gubernur Luthfi mendorong

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Walikota Ambon Ajak GBI Perkuat Spiritualitas Umat demi Ambon yang Damai dan Bebas Stigma Konflik

Walikota Ambon Ajak GBI Perkuat Spiritualitas Umat demi Ambon yang Damai dan Bebas Stigma Konflik

Ambon-Spektroom : Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengajak seluruh jajaran Gereja Bethel Indonesia (GBI) Maluku untuk terus memperkuat kehidupan rohani umat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kedamaian di Kota Ambon. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kantor Badan Pengurus Daerah (BPD) GBI

Eva Moenandar, Bian Pamungkas
Kemenag Morotai Perkuat Sinergi Lintas Sektor Jaga Kerukunan Umat Beragama

Kemenag Morotai Perkuat Sinergi Lintas Sektor Jaga Kerukunan Umat Beragama

Morotai-Spektroom : Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor untuk menjaga kerukunan umat beragama dan mengantisipasi potensi persoalan yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pulau Morotai, H. Abdurachman Assagaf, saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemetaan dan Deteksi Awal terhadap Aliran Kepercayaan

Nanang Adrany, Bian Pamungkas
ссс