Apresiasi Dan Kompetisi Seni 2026 Tingkat Jakarta Timur Sebagai Potensi Kreativitas Pelajar

Apresiasi Dan Kompetisi Seni 2026 Tingkat Jakarta Timur Sebagai Potensi Kreativitas Pelajar
Salah satu peserta ketika memperagakan kreativitas hadapan tim juri, (foto sie humas sudin kebudayaan JaktimJaktim)


Jakarta - Spektroom:Lebih dari 3.100 pelajar jenjang TK hingga SMA mengikuti Apresiasi dan Kompetisi Seni bagi Pelajar 2026 tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur. Kegiatan yang dibuka Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, berlangsung di Gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Jakarta Timur, Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2026).

Apresiasi seni dan kompetensi tingkat wilayah Jakarta Timur berlangsung dari tanggal 21 hingga 30 September2026 secara resmi dibuka oleh walikota administrasi Jakarta Timur

Walikota mengatakan, kegiatan yang diinisiasi Suku Dinas Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Timur memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, kreativitas, sekaligus mengenal dan menjaga kelestarian kearifan seni dan budaya lokal, khususnya budaya Betawi.

" Apresiasi seni, merupakanruang bagi mereka dalam mengembangkan bakat dan potensi dalam menjaga kelestarian kearifan budaya lokal Betawi. Untuk ituitu! patuta kita presiasi dan dukungan serta lakukan pembinaan ke depan, agar menjadi kebanggaan bagi dirinya maupun masyarakat Jakarta,” Jelas Munjirin

Kebolehan peserta TK dalam memperagakan seni tari

Para pelajar yang berhasil meraih juara akan mendapatkan kesempatan melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi DKI Jakarta pada November mendatang. Karena itu, ia berharap seluruh peserta agar menampilkan kemampuan terbaik, dengan tidak takut salah dan tidak takut kalah.

“Para pemenang juara akan terus dilakukan pembinaan sehingga kesiapannya untuk tampil di tingkat Provinsi DKI Jakarta semakin maksimal dan dapat mengembalikan kejuaraan umum sekaligus mengharumkan dan kebanggan kota Jakarta Timur," tambahnya.Ujar Walikota Jaktim

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar menampilkan berbagai kemampuan seni dan kreativitas di hadapan dewan juri. Ajang ini sekaligus menjadi sarana untuk memberikan pengalaman berkompetisi serta mendorong generasi muda agar semakin aktif dalam melestarikan seni dan budaya.

"Mereka yang berhasil menjadi Juara 1 hingga 3 dari setiap kategori nantinya akan mewakili Jakarta Timur untuk berlaga pada tingkat Provinsi DKI Jakarta.Banyak kategori yang diperlombakan di antaranya seni tari, menggambar, paduan suara, vokal grup, dan musikalisasi puisi," Kata Kasudin Kebudayaan Jakarta Timur,Berkah Syahdaya

Berita terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter Pada Sejumlah Perairan di Maluku Utara

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter Pada Sejumlah Perairan di Maluku Utara

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara empat hari ke depan mulai tanggal 23 - 26 September 2026. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakirawan Dhea Widyasista dalam releasenya Selasa (22/

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
RO1JNT Kembali Lakukan Penertiban Kendaraan Besar di Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa

RO1JNT Kembali Lakukan Penertiban Kendaraan Besar di Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa

Medan,  Spektroom :  Dalam rangka mendukung target Zero ODOL 2027, Representative Office 1 Jasamarga Nusantara Tollroad (RO1JNT) selaku pengelola Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) bersama dengan Kepolisian kembali menggelar operasi penertiban kendaraan besar di Gerbang Tol (GT) Belawan pada hari Selasa,( 22/9/2026). Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB

Nurana Diah Dhayanti
Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, PLN UIP JBB Dukung KISUCI di Desa Cipambuan

Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, PLN UIP JBB Dukung KISUCI di Desa Cipambuan

Bogor - Spektroom: Di Desa Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, sampah perlahan menemukan wajah barunya. Benda yang selama ini identik dengan sesuatu yang harus dibuang, mulai dipandang berbeda. Di tangan masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Iklim Sungai Cikeas (KISUCI), sampah justru dapat diolah menjadi pupuk, pakan ternak, bahan bakar

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti