Asosiasi Ma’had Aly Indonesia Salurkan 9 Ton Beras untuk Pesantren Terdampak Bencana Aceh

AMALI

Asosiasi Ma’had Aly Indonesia Salurkan 9 Ton Beras untuk Pesantren Terdampak Bencana Aceh
Ketua AMALI Menyerahkan Simbolis 9 Ton Beras (dok Kemenag RI)

Spektroom - Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 9 ton beras kepada lembaga pendidikan keagamaan di Aceh yang terdampak banjir bandang. Bantuan disalurkan selama 2 hari, 28–29 Desember 2025, untuk 5 Ma’had Aly dan 15 pondok pesantren di sejumlah kabupaten dan kota.

Ketua AMALI Nur Salikin menegaskan, bantuan ini merupakan wujud solidaritas antarlembaga Ma’had Aly se-Indonesia terhadap pesantren yang terdampak langsung bencana alam di Tanah Rencong. “Pesantren merupakan salah satu tonggak persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam catatan sejarah, tidak pernah ada pesantren yang membelot atau memberontak kepada negara. Justru pesantren selalu hadir menjaga keutuhan bangsa,” ujar Nur Salikin di Aceh, Senin (29/12/2025).

Lima Ma’had Aly penerima bantuan masing-masing memperoleh 1 ton beras, yakni Dayah Abu Kuta Krueng, Dayah Abu Mudi Samalanga, Dayah Cot Trueng Aceh Utara, Dayah Babussalam Matang Kuli, dan Dayah Malikussaleh Panton Labu. Sisa bantuan disalurkan kepada 15 pondok pesantren lain yang terdampak banjir dan longsor.

Menurut Nur Salikin, pesantren di Aceh memiliki peran strategis, tidak hanya secara sosial dan keagamaan, tetapi juga secara fisik dalam menghadapi bencana.
“Di Aceh, bangunan pesantren bahkan menjadi benteng alami, menahan kayu-kayu besar saat banjir agar tidak menghantam rumah warga. Perhatian pemerintah sudah ada, namun masih belum sebanding dengan peran besar tersebut,” katanya.


Bantuan AMALI Diturunkan dari Truk di Lokasi (dok Kemenag RI)

Selain menyalurkan bantuan, AMALI juga melakukan pendataan terhadap mahasantri yang terdampak banjir dan longsor, khususnya mereka yang terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan akibat kehilangan tempat tinggal maupun sumber penghidupan keluarga.


“Kami berharap membawa pulang data yang utuh, terutama terkait mahasantri terdampak. Dari data itu, kami membuka ikhtiar bersama dan pintu harapan, baik melalui Baznas, kementerian terkait, KIP, maupun lembaga beasiswa lainnya,” ungkap Nur Salikin.

AMALI menyampaikan apresiasi kepada Kepala Subdirektorat Ma’had Aly Mahrus el-Mawa yang mendampingi langsung penyaluran bantuan, serta kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh atas dukungan, fasilitasi, dan koordinasi sehingga bantuan tersalurkan dengan lancar dan tepat sasaran.

Berita terkait

Sekjen Kemenag Rencana Resmikan Sejumlah Madrasah Anggaran SBSN di Morotai

Sekjen Kemenag Rencana Resmikan Sejumlah Madrasah Anggaran SBSN di Morotai

Spektroom - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai H. Abdurrachman Assegaf meninjau progres pembangunan gedung yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di sejumlah Madrasah, Selasa (20/1/2026). Peninjauan ini dilakukan menjelang rencana peresmian gedung yang akan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia pada tanggal

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Gratis, Tanpa Pulsa, Tanpa SIM: Ini Cara Ambon Mempermudah Warga Saat Darurat

Gratis, Tanpa Pulsa, Tanpa SIM: Ini Cara Ambon Mempermudah Warga Saat Darurat

Spektroom — Pemerintah Kota Ambon menghadirkan terobosan layanan publik dengan mengandalkan Call Center 112 untuk mempermudah warga mengakses bantuan, khususnya dalam kondisi darurat. Melalui aplikasi ini masyarakat dapat menyampaikan laporan dan permintaan bantuan tanpa harus datang ke kantor pemerintahan. Sistem ini dirancang untuk memangkas waktu respons dan mempercepat pengambilan keputusan. Langkah

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Tingkatkan Kesiapsiagaan Lapas Perempuan Ternate Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Tingkatkan Kesiapsiagaan Lapas Perempuan Ternate Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Spektroom - Dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan terhadap warga binaan, Lapas Perempuan Kelas III Ternate bekerjasama dengan BASARNAS Ternate melaksanakan kegiatan pelatihan dan simulasi tanggapan darurat. Kegiatan yang berlangsung Rabu (21/1/2026) di Lapas Perempuan Kelas III Ternate diikuti tidak saja warga binaan tetapi juga para pegawai Lapas dengan narasumber

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru