Atasi Disinformasi, Pemerintah Orkestrasi 8.000 Kehumasan Pusat dan Daerah

Atasi Disinformasi, Pemerintah Orkestrasi 8.000 Kehumasan Pusat dan Daerah
Menkomdigi Meutya Hafid dalam Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) di Jakarta. (Foto: Ahmad Tri Hawaari/Komdigi)

Jakarta-Spektroom : Pemerintah menyatukan lebih dari 8.000 jaringan kehumasan dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Tujuannya agar komunikasi kebijakan lebih cepat, terkoordinasi, dan menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.

Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah atau Bakohumas di Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

“Kita dalam kerangka tugas komunikasi pemerintahan yang pertama harus punya narasi, yang kedua punya juga penyampaian hingga ke pelosok daerah untuk diseminasi,” ujar Meutya.

Menurut Meutya, koordinasi antarkehumasan menjadi kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi digital dan meningkatnya disinformasi. Ia menekankan perlunya kerja sama kuat antara humas pusat dan humas daerah.

“Kalau ada hal-hal yang memang kurang cepat dilakukan pemerintah, ada komunikasi yang dianggap masih lambat atau belum jelas, ini juga menjadi forum bagi kami untuk evaluasi diri,” katanya.

Meutya menyebut forum kehumasan nasional selama ini berjalan melalui Anugerah Media Humas. Ke depan forum tersebut akan dilengkapi agenda komunikasi berkala agar kementerian, lembaga, dan pemda bisa berkoordinasi lebih cepat.

“Dengan digitalisasi kita perlu juga koordinasi secara cepat. Jadi sekali lagi kami terima kasih kepada Kemenko Polkam karena kemudian dipertemukan dengan lebih intens lagi,” ujarnya..

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari mengatakan komunikasi program sama pentingnya dengan pelaksanaan program. Jaringan kehumasan nasional yang mencapai lebih dari 8.000 perangkat harus bergerak dalam satu orkestrasi.

“Pemerintah tidak bisa menunggu. Harus punya jadwal rutin, harus punya agenda komunikasi yang membuat ruang-ruang informasi itu terus terisi dengan berbagai macam informasi kegiatan dan program dari pemerintahan,” ujar Qodari.

Qodari juga menekankan pentingnya menghadirkan wajah masyarakat dalam komunikasi pemerintah. Informasi program harus menunjukkan perubahan yang dirasakan warga.

“Program-program tidak hanya menjadi program tetapi program itu punya wajah. Wajah dari warga Indonesia, wajah dari bangsa Indonesia,” katanya.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menambahkan humas pemerintah harus bekerja dua arah. Selain menyampaikan kebijakan, humas juga perlu membaca isu yang berkembang di masyarakat.

“Humas itu bukan hanya menyampaikan satu arah saja, tapi baik sekali apabila teman-teman humas juga bisa membaca apa yang diperbincangkan oleh publik sehingga menjadi masukan bagi pemerintah,” ujar Bima.

Bima meminta humas memberi ruang lebih besar bagi informasi positif dan kisah inspiratif dari daerah. Dengan begitu ruang digital tidak hanya dipenuhi respons terhadap isu negatif atau hoaks.

Forum Bakohumas ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem komunikasi pemerintah yang lebih cepat merespons, membaca kebutuhan publik, dan memastikan informasi program sampai ke seluruh Indonesia. (RRE/Diut)

Berita terkait

SISSCa dan Ujian Ekonomi Songket: Ketika Lampu Dimatikan Panggung Dibongkar, Siapa yang Sejahtera?

SISSCa dan Ujian Ekonomi Songket: Ketika Lampu Dimatikan Panggung Dibongkar, Siapa yang Sejahtera?

Oleh : Riswan Idris Sawahlunto-Spektroom : Lampu sorot menyala terang di panggung Sawahlunto International Songket Silungkang Carnaval - SISSCa 2026. Musik menghentak. Model melenggang dalam balutan Songket Silungkang yang telah dijahit menjadi gaun malam, streetwear, hingga busana kontemporer. Di barisan depan, tepuk tangan pejabat dan undangan terdengar meriah. Itulah yang terlihat. Yang

Riswan Idris, Rafles
Peringati HUT ke-451 Kota Ambon, Gubernur Maluku Ajak Warga Wujudkan Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju

Peringati HUT ke-451 Kota Ambon, Gubernur Maluku Ajak Warga Wujudkan Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju

Ambon-Spektroom: Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebersihan, kesehatan, kedamaian, dan keberlanjutan kota. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat upacara peringatan HUT ke-451 Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (7/9/2026). Mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru