Sah! Belanja dan Investasi di Singapura Kini Bisa Pakai Rupiah

Sah! Belanja dan Investasi di Singapura Kini Bisa Pakai Rupiah
Gedung Bank Indonesia ( Foto BI )

Jakarta - Spektroom : Kabar gembira bagi para pelaku usaha dan investor yang sering bertransaksi antara Indonesia dan Singapura. Bank Indonesia (BI) dan Monetary Authority of Singapore (MAS) resmi mengoperasikan kerangka Local. Dengan kebijakan ini, ketergantungan terhadap dolar AS sebagai mata uang perantara resmi dipangkas, digantikan langsung oleh Rupiah (IDR) dan Dolar Singapura (SGD).

Langkah strategis ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman Agustus 2022 dan Pedoman Operasional April 2026. Secara legal, kebijakan ini dipayungi oleh Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 25 Tahun 2026.

BI melalui keterangan resminya, dikutip Selasa (1/9/2026) menjelaskan, bahwa implementasi LCT ini dirancang untuk memberikan dampak positif langsung pada ekosistem bisnis kedua negara

Apa Saja Manfaatnya bagi Pelaku Usaha?

Bebas Risiko Nilai Tukar:

Pengusaha tidak perlu khawatir dengan fluktuasi tajam dolar AS karena menggunakan kuotasi langsung IDR/SGD.

Biaya Transaksi Lebih Murah:

Memotong biaya konversi ganda (dari Rupiah ke Dolar AS, lalu ke Dolar Singapura).

Fleksibilitas Tinggi:

Berlaku luas untuk penyelesaian transaksi berjalan (current account), investasi langsung (direct investment), hingga pembayaran lintas negara (cross-border payment).

Rupiah (IDR)

Daftar Bank yang Ditunjuk sebagai Fasilitator (ACCD)

Bank ACCD di Indonesia:

PT Bank Central Asia Tbk (BCA),PT Bank CIMB Niaga Tbk,PT Bank DBS Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim), PT Bank UOB Indonesia.

Bank ACCD di Singapura:

DBS Bank Ltd, Oversea-Chinese Banking Corporation (OCBC), United Overseas Bank (UOB)

Dolar Singapura (SGD)

Memperkuat Taji ASEAN di Kancah Global

Kerangka LCT ini bukan sekadar efisiensi bisnis belaka. BI menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari misi besar untuk memperkuat integrasi keuangan di kawasan Asia Tenggara. Dengan memperluas penggunaan mata uang lokal dalam transaksi intra-ASEAN, stabilitas ekonomi regional diharapkan menjadi jauh lebih tangguh terhadap guncangan eksternal.

Berita terkait

Manajemen PLN Indonesia Power UBP Ombilin Turun ke Lapangan, Pastikan Operasi PLTU Aman dan Andal

Manajemen PLN Indonesia Power UBP Ombilin Turun ke Lapangan, Pastikan Operasi PLTU Aman dan Andal

Sawahlunto—Spektroom : Manajemen PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin turun langsung ke area operasional pembangkit melalui kegiatan Management By Walking Around (MBWA), Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya manajemen memastikan aktivitas operasional PLTU Ombilin berjalan aman, andal, sekaligus memenuhi ketentuan keselamatan kerja dan

Riswan Idris, Buang Supeno
Asap Karhutla Kepung Kubu Raya, Tim Dokkes Polda Kalbar Datang Membawa Obat, Bukan Selang Pemadam

Asap Karhutla Kepung Kubu Raya, Tim Dokkes Polda Kalbar Datang Membawa Obat, Bukan Selang Pemadam

Kubu Raya - Spektroom : Di saat sebagian petugas berjibaku mengejar kobaran api, sejumlah personel berseragam justru datang membawa tas medis. Bukan selang pemadam. Bukan pula alat untuk menjinakkan bara. Mereka membawa obat-obatan dan peralatan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan manusia yang berada di tengah kepungan asap tetap dalam kondisi prima. Pemandangan

Apolonius Welly, Buang Supeno