Yahya Patta

Yahya Patta
Mahasiswa INTI  KKN  di Enam Kecamatan di Jeneponto,Fokus Perkuat UMKM Lokal

Universitaria

Mahasiswa INTI KKN di Enam Kecamatan di Jeneponto,Fokus Perkuat UMKM Lokal

Jeneponto-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus mendorong penguatan ekonomi berbasis masyarakat melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal tersebut ditandai dengan pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Angkatan IV Institut Turatea Indonesia (INTI) Kabupaten Jeneponto yang dilaksanakan mulai Kamis (16/04/2026) di Lapangan Kampus INTI Jeneponto.

Yahya Patta
438 Alumni Pascasarjana UMI Makasar Periode I Tahun 2026 Siap Mengikuti Prosesi Wisuda 16 April 2026

Universitaria

438 Alumni Pascasarjana UMI Makasar Periode I Tahun 2026 Siap Mengikuti Prosesi Wisuda 16 April 2026

Makassar-Spektroom : Ramah Tamah & Silaturrahmi Alumni Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar periode I tahun 2026 bertemakan: Mewujudkan Pascasarjana UMI sebagai pusat unggulan akademik berbasis nilai- nilai islam untuk kesejahteraan umat dilaksanakan di Makassar, Rabu (15/4/2026). Direktur Program Pascasarjana UMI Makassar Dr. H. La Ode Husen SH.

Yahya Patta, Rafles
Pegiat Antikorupsi Djusman AR: Sulawesi Selatan Butuh Kinerja Kajati, Bukan Retorika

Ruang Hukum

Pegiat Antikorupsi Djusman AR: Sulawesi Selatan Butuh Kinerja Kajati, Bukan Retorika

Makassar-Spektroom : Pegiat Antikorupsi Sulawesi Selatan dan Barat, Djusman AR mengucapkan: "Selamat mengemban amanah yang lebih tinggi kepada Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, SH, MH sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Sesjampidsus) Kejaksaan Agung RI". Tentunya dengan jabatan tersebut, kewenangannya akan lebih luas dalam menindaklanjuti perkara pidana khusus

Yahya Patta, Rafles
Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD untuk Penguatan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS

Pemerintahan

Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD untuk Penguatan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS

Jeneponto-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus mendorong penguatan tata kelola dokumentasi dan informasi hukum daerah melalui pengembangan sistem yang terintegrasi dan berbasis digital. Hal tersebut ditindaklanjuti melalui kegiatan koordinasi dan konsultasi yang melibatkan Sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Jeneponto, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan,

Yahya Patta, Rafles
Industri Telekomunikasi di Qatar Masih Dihadapkan pada Hambatan yang Bersifat Struktural dan Operasional

Universitaria

Industri Telekomunikasi di Qatar Masih Dihadapkan pada Hambatan yang Bersifat Struktural dan Operasional

Makassar-Spektroom : Telekomunikasi berperan penting sebagai sarana fundamental dalam membentuk karakter dan keperibadian bagi bangsa dan negara. Hal ini tercermin dari kontribusinya yakni penguatan pembangunan ekonomi kerakyatan dan menyebarkan informasi bagi setiap penjuru negeri. Sistim telekomunikasi moderen menjadi faktor penentu bagi kemajuan suatu negara di era digital karena dengan adanya infrastruktur

Yahya Patta, Rafles
Prof. La Ode Husen: Indonesia Harus Jadi Mediator, Bukan Bagian dari Konflik Iran–Israel–AS

Internasional

Prof. La Ode Husen: Indonesia Harus Jadi Mediator, Bukan Bagian dari Konflik Iran–Israel–AS

Makassar-Spektroom: Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) sekaligus Direktur Program Pascasarjana UMI Makassar, Prof. Dr. H. La Ode Husen, menegaskan bahwa Indonesia harus mengambil posisi sebagai mediator dalam konflik global, bukan menjadi bagian dari pusaran pertikaian antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Dalam analisis konstitusionalnya, Prof. La Ode

Yahya Patta, Buang Supeno
Prof. Dr. Mahfudnurnajamuddin Soroti Dilema Kebijakan Cukai Rokok Berlapis: Antara Penerimaan Negara dan Ancaman Pasar Ilegal

Ekonomi

Prof. Dr. Mahfudnurnajamuddin Soroti Dilema Kebijakan Cukai Rokok Berlapis: Antara Penerimaan Negara dan Ancaman Pasar Ilegal

Makssar-Spektroom: Rencana pemerintah menambah lapisan tarif cukai rokok mulai Mei 2026 mendapat sorotan dari kalangan akademisi. Kebijakan yang ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara sekaligus menekan peredaran rokok ilegal ini dinilai berpotensi menimbulkan efek sebaliknya jika tidak diimbangi dengan pengawasan yang kuat. Pandangan tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Mahfudnurnajamuddin, Guru Besar

Yahya Patta, Buang Supeno