Balala Tiga Kabupaten Dayak Kanayatn Tutup Kampung dan Hentikan Aktivitas Sehari Penuh

Balala Tiga Kabupaten Dayak Kanayatn Tutup Kampung dan Hentikan Aktivitas Sehari Penuh
Flyer penanda Balala Nagari di tiga kabupaten Landak,Mempawah dan Kubu Raya.

Landak - Spektroom : Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak, Mempawah, dan Kubu Raya sepakat menghidupkan kembali tradisi adat Balala’ atau Pantang Nagari/Binua yang akan dilaksanakan secara serentak pada, Sabtu 6 Juni mendatang.

Kesepakatan tersebut lahir dalam forum Bahaump yang digelar bertepatan dengan perayaan Naik Dango ke-41 di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada 26 April 2026.

Keputusan itu kemudian dituangkan dalam surat bersama yang ditandatangani para ketua DAD dari tiga kabupaten serta diketahui Ketua DAD Provinsi Kalimantan Barat.

Ketua DAD kabupaten Landak Hari Saman menuturkan Kamis (4/6/2026) Balala’ Tutup Tahun merupakan tradisi sakral masyarakat Dayak Kanayatn yang mengharuskan satu kampung atau wilayah adat menjalani masa pantang selama satu malam satu hari.

Pada periode tersebut, berbagai aktivitas yang dianggap dapat mengganggu ketenteraman dan keseimbangan alam dihentikan sementara.ujarnya.

Warga dilarang menebang pohon, membunuh hewan, bepergian keluar kampung, berbicara dengan suara keras, hingga menerima tamu dari luar wilayah adat.

Bahkan akses masuk ke kampung akan ditutup menggunakan saka atau penanda adat yang dipasang di jalan masuk maupun persimpangan.

Berdasarkan keputusan bersama, pemasangan saka dan penutupan akses kampung dimulai pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 18.00 WIB.

Masa Balala’ berlangsung hingga Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 18.00 WIB yang ditandai dengan upacara pembukaan saka sebagai simbol berakhirnya masa pantang.

Meski dilaksanakan secara serentak, mekanisme pelaksanaan serta penerapan sanksi adat bagi pelanggar tetap diserahkan kepada masing-masing binua sesuai aturan dan kearifan lokal yang berlaku.

Ketua DAD Kabupaten Landak Heri Saman, Ketua DAD Kabupaten Mempawah Adrianus, dan Ketua DAD Kabupaten Kubu Raya Markus Nalian menjadi penandatangan utama keputusan tersebut.

Sementara Ketua DAD Provinsi Kalimantan Barat Cornelius Kimha turut memberikan pengesahan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi adat Dayak Kanayatn.

Bagi masyarakat Dayak Kanayatn, Balala’ bukan sekadar ritual tahunan.

Tradisi ini diyakini sebagai bentuk permohonan kepada Jubata(Tuhan) agar hasil panen pada musim berikutnya melimpah, terhindar dari serangan hama, serta dijauhkan dari berbagai wabah dan bencana.

Selain itu, Balala’ juga menjadi momentum refleksi bersama untuk menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Di tengah arus modernisasi yang terus berkembang, pelaksanaan Balala’ serentak di tiga kabupaten ini dipandang sebagai upaya memperkuat identitas budaya sekaligus menjaga nilai gotong royong, kebersamaan, dan kepatuhan terhadap hukum adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.(**)

Berita terkait

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
ссс