Trending

Banjir Meluap Rusak Tiga Ruang Kelas Madrasah di BPBD Jember Lakukan Penanganan Cepat

Banjir Meluap Rusak Tiga Ruang Kelas Madrasah di BPBD Jember Lakukan Penanganan Cepat
Akibat sungai meluap berdampak kerusakan pada bangunan Madrasah Nurul Hidayah (Foto Budi Spektroom)

Jember-Spektroom : Banjir luapan yang terjadi di Dusun Cangkring, Desa Sukojember, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur mengakibatkan kerusakan pada bangunan Madrasah Nurul Hidayah, pada Jumat (27/03/2026).

Peristiwa ini dipicu oleh hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah hulu Bondowoso-Jember sejak Kamis (26/03/2026). Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember segera turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Anggota TRC BPBD Jember, Zaenudin, mengatakan banjir luapan terjadi akibat meningkatnya debit air di aliran Affour Suco Lor yang tidak mampu ditampung oleh saluran sungai tersier setelah terjadi longsoran di aliran sekunder.

Tim Reaksi Cepat BPBD Jember (Foto Budi Spektroom)

“Akibat kondisi tersebut, air meluap dan berdampak langsung pada area madrasah sekitar pukul 16.00 WIB,” ungkapnya. Ia menjelaskan, terdapat tiga ruang kelas yang terdampak. Satu ruang kelas mengalami kerusakan cukup parah dengan dinding roboh seluas kurang lebih 2,5 x 4 meter.

Sementara satu ruang lainnya mengalami retakan, dan satu ruang kelas lainnya mengalami kerusakan berupa lubang berukuran sekitar 0,5 x 1 meter. Madrasah tersebut diketahui berada di bawah pengasuhan Ahmad Taufik (45) dengan total 73 santri, terdiri dari 45 santri putra dan 28 santriwati. Meski terdampak, kegiatan pembelajaran tetap direncanakan berjalan dengan penyesuaian. “Untuk sementara, kegiatan TPQ tetap dilaksanakan pada malam hari, sedangkan Madrasah Diniyah direncanakan kembali berjalan pada Sabtu,” tambahnya. BPBD Jember bersama sejumlah unsur terkait, seperti pemerintah kecamatan, TNI-Polri, dan pemerintah desa setempat, telah melakukan berbagai upaya penanganan.

Selain asesmen, petugas juga mendistribusikan bantuan berupa satu lembar terpal serta melakukan pemantauan kondisi sungai. Zaenudin memastikan kondisi terkini sudah mulai kondusif. Longsoran di aliran sungai telah ditangani oleh Dinas PUPR, dan debit air kini kembali normal. Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Selain itu, diperlukan langkah lanjutan berupa penguatan tebing sungai di titik rawan guna mencegah kejadian serupa terulang. “Warga kami minta tetap berhati-hati, terutama saat hujan lebat. Area yang terdampak juga untuk sementara tidak digunakan demi keselamatan,” pungkasnya.

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles