Bantuan Pusat Rp5 Miliar Gerakkan Kembali Pembangunan Jembatan Grumbul Cibun
Banyumas-Spektroom : Bantuan pemerintah pusat senilai sekitar Rp5 miliar menjadi penggerak kembali pembangunan Jembatan Grumbul Cibun, Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, yang sempat terhenti selama beberapa tahun. Pembangunan jembatan permanen di atas Sungai Logawa, ruas Baseh–Sunyalangu, tersebut resmi dilanjutkan, Senin (24/8/2026).
Pembangunan tahap keempat itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, didampingi anggota DPR RI Yanuar Arif Wibowo dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Banyumas Kresnawan.
Selain bantuan pemerintah pusat, pembangunan juga mendapat dukungan anggaran dari APBD Kabupaten Banyumas sebesar Rp2,1 miliar. Namun, pembangunan jembatan belum menjadi akhir dari pekerjaan infrastruktur di kawasan tersebut.
Menurut Kresnawan, akses jalan di sisi seberang jembatan masih perlu dilanjutkan agar keberadaan jembatan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, Pemkab Banyumas akan terus memperjuangkan kelanjutan pembangunan jalan tersebut. Saat ini, keterbatasan akses membuat jembatan yang ada baru dapat dilalui kendaraan roda dua.
“Kalau tahun 2027 sepertinya agak susah. Mudah-mudahan nanti 2028 bisa jalan,” ujar Sadewo.
Untuk kebutuhan pelebaran jalan, Sadewo menyebut warga telah menyatakan kesediaannya menyediakan lahan tanpa meminta ganti rugi.
Bagi warga, pembangunan jembatan permanen menjadi penantian panjang. Wartun, warga Grumbul Cibun RT 8, mengatakan pembangunan terakhir tahap ketiga selesai sekitar akhir 2022. Sebelumnya, warga bahkan mengandalkan jembatan gantung yang dibangun pada 2004.
“Kalau dulu belum ada jembatan gantung, kami menyeberang lewat sungai,” katanya.
Ia menuturkan, keberadaan akses tersebut sangat penting bagi aktivitas warga. Ketika jembatan tidak bisa digunakan, warga harus menempuh perjalanan jauh menuju pasar melalui Sokawera.
Jembatan permanen Grumbul Cibun dirancang memiliki panjang 60 meter dan lebar 8 meter. Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu lima bulan.