DKI Jakarta Gencarkan Tanam Pangan Pendamping Beras, 1.600 Titik Urban Farming Jadi Andalan

DKI Jakarta Gencarkan Tanam Pangan Pendamping Beras, 1.600 Titik Urban Farming Jadi Andalan
Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, Dr. drh. Hasudungan A. Sidabalok, M.Si.,menyiapkan gerakan menanam tanaman pangan pendamping beras. (Foto : dok/Ir.)

Jakarta-Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) tengah menyiapkan gerakan menanam tanaman pangan pendamping beras yang akan diterapkan secara masif di seluruh wilayah Jakarta.

Program tersebut kini memasuki tahap finalisasi melalui penyusunan Instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) yang akan menjadi payung hukum pelaksanaan gerakan menanam secara serentak dan berkelanjutan.

Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, Dr. drh. Hasudungan A. Sidabalok, M.Si., mengatakan, penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat segera diterbitkan untuk memperkuat gerakan pertanian perkotaan atau urban farming di Jakarta.

“Untuk gerakan menanam tanaman pendamping beras ini, Pemprov DKI Jakarta sedang menyusun suatu aturan, instruksi dari Sekda, untuk bisa menjadi suatu kegiatan gerakan menanam yang secara masif bisa dilakukan di DKI Jakarta,” ujarnya, Senin (24/8/2026).

Ia, mengungkapkan, gerakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus mendorong diversifikasi konsumsi pangan. Masyarakat diperkenalkan dengan berbagai tanaman pangan yang dapat menjadi sumber karbohidrat alternatif atau pendamping beras.

Ia, menjelaskan, selain mengoptimalkan lahan yang telah dimanfaatkan masyarakat, Dinas KPKP juga tengah melakukan inventarisasi aset milik Pemprov DKI Jakarta yang belum digunakan atau idle untuk dijadikan lokasi budi daya tanaman pendamping beras. Berdasarkan pendataan awal, luas lahan aset pemerintah yang berpotensi dimanfaatkan untuk program tersebut diperkirakan mencapai lebih dari lima hektare.

Menurut, Hasudungan, Pemprov DKI Jakarta tidak menetapkan batas minimum luas lahan yang dapat dimanfaatkan. Selama lahan tersebut memungkinkan untuk ditanami dan tidak bermasalah dari sisi status serta pemanfaatan aset, maka lahan dapat dioptimalkan untuk kegiatan pertanian perkotaan.

Dinas KPKP DKI Jakarta mencatat hingga Juli 2026 terdapat 1.600 lokasi urban farming yang tersebar di berbagai wilayah ibu kota.

Diberitakan sebelumnya, dalam pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 pada awal Agustus 2026, Komisi B DPRD DKI Jakarta merekomendasikan pengembangan urban farming secara lebih terpusat melalui kolaborasi Dinas KPKP dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, menilai pengembangan urban farming perlu diarahkan menjadi bagian dari ekosistem pangan yang lebih terintegrasi. Model tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi melalui pengembangan model bisnis komersial antarekosistem pangan.

"Dengan dukungan regulasi, pemanfaatan aset pemerintah, serta keberadaan lebih dari 1.600 titik urban farming, gerakan menanam tanaman pangan pendamping beras diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat Jakarta," katanya.

Berita terkait

Hari Keenam Operasi SAR, Fokus Pencarian Dua Nelayan Belum Ditemukan  di Pantai Paseban

Hari Keenam Operasi SAR, Fokus Pencarian Dua Nelayan Belum Ditemukan di Pantai Paseban

Jember - Spektroom: Operasi pencarian terhadap dua nelayan yang hilang setelah perahu mereka dihantam ombak di perairan Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, memasuki hari keenam, Senin, (24/08/2026). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo mengatakan, pencarian kembali dilanjutkan, operasi SAR diteruskan pada

Budi Sucahyono, Bian Pamungkas
Rudiansyah “Superman” Karhutla Kalteng, Bergerak dari Kepedulian

Rudiansyah “Superman” Karhutla Kalteng, Bergerak dari Kepedulian

Palangka Raya –Spektroom: Sosok Rudiansyah belakangan dikenal masyarakat sebagai “Superman” Karhutla Kalteng. Dengan kostum yang menjadi perhatian publik saat membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ia ternyata bukan petugas yang mendapat perintah atau penugasan resmi. Rudiansyah bergerak sebagai relawan pribadi karena kepeduliannya terhadap lingkungan. Di tengah kondisi kemarau dan

Polin, Bian Pamungkas
Ditkrimsus Polda Kalbar tangani 33 Kasus Karhutla ,masih  Bidik Pelaku Saat 922 Hotspot Mengancam

Ditkrimsus Polda Kalbar tangani 33 Kasus Karhutla ,masih Bidik Pelaku Saat 922 Hotspot Mengancam

Pontianak - Spektroom : Di tengah kepungan asap dan ancaman meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) mengungkap fakta mengkhawatirkan. Hingga Senin (24/08/2026), sebanyak 33 kasus karhutla sedang ditangani aparat kepolisian di berbagai wilayah Kalimantan Barat. Lonjakan kasus itu terjadi bersamaan dengan terdeteksinya 922

Apolonius Welly, Bian Pamungkas