Banyak Korban Kejahatan Di Dunia Digital

Banyak Korban Kejahatan Di Dunia Digital
Seminar Nasional Perlindungan Data Pribadi Dan Kejahatan Cyber Di Auditorium UNSA Prof Brojosujono ( Selasa 14/102/2025, Dan)

Spektroom - Tindak kejahatan di dunia digital sudah merajalela dan pelaku memanfaatkan untuk mencari keuntungan, dibuktikan dalam dua hari sekali di Polres termasuk di karanganyar masuk laporan menjadi korban kejahatan .

Saat tampil menjadi pembicara Seminar Nasional Perlindungan Data Pribadi dan Kejahatan Cyber, ( Selasa, 14/10/2025) Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri K, mengungkapkan kasus penipuan online di wilayahnya terus meningkat, bahkan semakin banyak masyarakat yang melapor menjadi korban kejahatan Cyber.

Di sisi lain perkembangan digital saat ini membuat masyarakat semakin bergantung pada teknologi, namun dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mencuri data pribadi dan melakukan penipuan daring.

" Hampir semua kehidupan kita sudah terhubung dengan dunia digital.Tapi dalam kemajuan juga ada dampak negatifnya.Para pelaku memanfaatkan kondisi untuk mendapatkan keuntungan" Ungkap Wikan.

Wikan mengingatkan masyarakat menjaga keamanan data pribadi, seperti tidak menggunakan Wi-Fi publik tanpa perlindungan, menghindari klik tautan mencurigakan, serta menggunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun.

Sementara itu, Dosen Teknik Informatika UNSA, Juni Kusanti, menjadi narasumber seasion ke 2 menjelaskan meski kebocoran akibat kelalaian pengguna, tetapi cyber security merupakan payung besar dari perlindungan digital yang mencakup keamanan data, sistem, jaringan, dan perangkat.

Penerapan tiga lapis keamanan digital yakni internet security, web security, dan network security, harus disertai kesadaran individu untuk menjaga data pribadi.

" Tehnologi tidak bisa melindungi kita sepenuhnya tanpa perilaku yang aman di dunia digital" Katanya

Selain AKP Wikan Sri dan Juni Kusanti,seminar sehari berlangsung di Auditorium UNSA Prof Brojosujono juga menghadirkan Guru Besar Fakultas Hukum UNS Surakarta, Prof. Hari Purwadi serta Rektor UNSA Dr Arya Surendra sebagai keynote speaker.

Seminar Nasional merupakan rangkaian Dies Natalis ke-27 UNSA, diharapkan dapat meningkatkan literasi hukum dan kesadaran digital masyarakat di era teknologi informasi yang terus berkembang.( Dan)

Berita terkait

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Masuk Nominator Hoegeng Awards 2026, Kapolda Maluku Minta Personel Contoh Iptu Bastian

Ambon - Spektroom: Kapolda Maluku mengapresiasi masuknya Iptu Bastian Tuhuteru sebagai salah satu dari tiga besar nominator dalam ajang Hoegeng Awards 2026. Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Maluku untuk terus meningkatkan pelayanan langsung kepada masyarakat. Keterlibatan aktif tokoh masyarakat dan pejabat negara dalam proses penilaian menunjukkan

Eva Moenandar
Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Pramono Tegaskan Budaya Betawi Jadi Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

Jakarta – Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menempatkan budaya Betawi sebagai fondasi utama dalam pembangunan Jakarta menuju kota global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan yang memperkuat identitas budaya, memperluas ruang ekspresi masyarakat Betawi, hingga penataan kelembagaan adat. Pernyataan itu disampaikan Pramono

Irvan Idris Saleh
ссс