Wali Kota Batam Minta Media Tetap Kritis, Soroti Air Bersih hingga Banjir
Batam – Spektroom : Wali Kota Batam Amsakar Achmad meminta media lokal tetap kritis dan independen dalam mengawal pembangunan daerah. Menurut dia, pemerintah justru membutuhkan pers sebagai penyeimbang untuk menguji informasi dan melihat persoalan dari sudut pandang berbeda.
Pesan itu disampaikan Amsakar saat mengikuti Podcast Marathon di Kompleks MCP Industrial Park, Batu Ampar, Selasa (15/9/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari momentum HUT ke-22 Tribun Batam.
“Kita juga ingin dapat informasi penyeimbang. Dan sejauh ini, media sudah memainkan peran yang luar biasa untuk itu,” kata Amsakar.
Amsakar mengatakan pembangunan Batam tidak semata mengejar pertumbuhan kawasan industri dan investasi. Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam juga menghadapi pekerjaan rumah berupa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Salah satunya akses air bersih. Pemerintah, kata Amsakar, terus mendorong peremajaan pipa dan pembangunan jaringan perpipaan baru untuk memperluas sekaligus memeratakan layanan air bersih.
Pemerintah juga mulai mengkaji desalinasi atau pengolahan air laut menjadi air tawar sebagai salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan air dalam jangka panjang. Opsi tersebut dipertimbangkan seiring meningkatnya kebutuhan air akibat pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi Batam.
Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah banjir. Pemko Batam dan BP Batam melakukan pembenahan drainase serta normalisasi alur sungai untuk mengurangi genangan di sejumlah kawasan.
Di sektor infrastruktur, pemerintah terus membangun dan membuka sejumlah ruas jalan yang menghubungkan koridor strategis di wilayah selatan, utara, serta kawasan penyangga. Infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga memperkuat distribusi dan kegiatan logistik.

Pada sektor kesehatan, Amsakar menegaskan keterbukaan Batam terhadap kehadiran tenaga kedokteran dan tenaga medis profesional. Menurutnya, keberadaan sumber daya manusia yang berkualitas diperlukan untuk memperkuat mutu pelayanan kesehatan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah.
Selain membahas pembangunan daerah, Amsakar turut menyoroti peran media lokal di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Ia berharap di acara yang disejalankan dengan HUT ke-22 Tribun Batam tersebut, media Tribun Batam tetap menjaga independensi, kredibilitas, objektivitas, dan daya kritis dalam menjalankan fungsi jurnalistik.
“Tentu saja kita semua mendoakan semoga apa yang sudah diraih oleh Tribun saat ini mudah-mudahan semakin meningkat di masa yang akan datang. Idealnya grafiknya harus meningkat terus. Sejauh ini Tribun sudah cukup berkontribusi mewarnai kehidupan lokal dan diharapkan ke depan jauh lebih baik lagi. Selamat ulang tahun Tribun Batam, tetaplah menjadi media yang terpercaya, kredibel, dan objektif,” katanya.
Memasuki era digital, Amsakar juga mendorong media lokal untuk terus beradaptasi dengan perkembanMedia Jangan Sekadar Mengejar Kecepatan
Amsakar juga mengingatkan media agar tidak terjebak pada kecepatan distribusi informasi di tengah perubahan perilaku masyarakat.
Menurut dia, transformasi digital menuntut media lokal memperkuat konten digital, mengembangkan kreator, memanfaatkan podcast, dan menghadirkan informasi yang cepat diperbarui. Namun, kecepatan harus tetap berjalan bersama verifikasi dan akurasi.
“Media lokal menurut saya juga harus masuk ke ranah digitalisasi ini. Artinya, juga harus punya konten-konten kreator, harus mengembangkan itu, juga harus ada podcast, juga harus ada yang sifatnya update,” ujarnya.
Ia menilai perkembangan algoritma media sosial menghadirkan tantangan baru. Masyarakat dapat menerima informasi berdasarkan preferensi masing-masing sehingga ruang informasi berpotensi semakin terfragmentasi.
Karena itu, Amsakar menekankan pentingnya media menjaga independensi, kredibilitas, objektivitas dan daya kritis.
“Tetaplah menjadi media yang terpercaya, kredibel, dan objektif,” katanya saat menyampaikan ucapan HUT ke-22 Tribun Batam.
Ia berharap Tribun Batam terus meningkatkan kontribusinya dalam kehidupan lokal. Menurut Amsakar, media tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk ruang publik yang sehat.
Terbuka untuk Tenaga Kesehatan
Selain infrastruktur, air bersih dan banjir, Amsakar menyebut sektor kesehatan sebagai bagian dari agenda pembangunan Batam. Pemerintah membuka ruang bagi kehadiran tenaga dokter dan tenaga medis profesional untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan.
Bagi pemerintah, kata dia, pembangunan Batam harus berjalan beriringan antara penguatan ekonomi, infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Di sisi lain, keberadaan media yang kritis diperlukan agar berbagai agenda tersebut tidak berhenti sebagai klaim pembangunan, tetapi terus diuji melalui informasi dan kontrol publik.gan teknologi. Menurutnya, media perlu memperkuat konten digital, mengembangkan kreator konten, menghadirkan podcast, serta menyajikan informasi secara cepat dan tetap akurat.
Namun, ia mengingatkan bahwa kecepatan distribusi informasi harus diimbangi dengan objektivitas dan kemampuan melakukan verifikasi. Perkembangan algoritma media sosial, menurutnya, turut membawa tantangan karena masyarakat dapat menerima informasi berdasarkan preferensi masing-masing.
“Media lokal menurut saya juga harus masuk ke ranah digitalisasi ini. Artinya, juga harus punya konten-konten kreator, harus mengembangkan itu, juga harus ada podcast, juga harus ada yang sifatnya update,” kata Amsakar