BATAMAD Diminta Tak Sekadar Simbol, Kalteng Watch Soroti Peran Nyata Jaga Kondusivitas Daerah

BATAMAD Diminta Tak Sekadar Simbol, Kalteng Watch Soroti Peran Nyata Jaga Kondusivitas Daerah
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat menyampaikan sambutannya pada pelantikan Pengurus BATAMAD Kota Palangka Raya di Aula Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. (Foto: Prokom. PRaya)

Palangka Raya-Spektroom: Pengukuhan pengurus Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Kota Palangka Raya masa bakti 2025–2030 mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Ketua Kalteng Watch, Ir Men Gumpul yang juga sebagai Advokat ini menilai BATAMAD harus mampu menunjukkan fungsi nyata di tengah masyarakat, bukan hanya tampil sebagai organisasi simbolik berbasis adat.

Dihubungi Minggu malam (17/5/2026), Men Gumpul mengatakan keberadaan BATAMAD memiliki posisi penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat Kota Palangka Raya yang semakin heterogen. Namun menurutnya, peran tersebut harus diwujudkan melalui langkah konkret dan pendekatan yang humanis.

“BATAMAD jangan hanya identik dengan atribut atau seremoni. Organisasi ini harus hadir menjadi perekat sosial, membantu penyelesaian persoalan masyarakat secara adat dan ikut menjaga suasana daerah tetap aman serta damai,” ujarnya.

Ia menilai semangat filosofi Huma Betang yang selama ini digaungkan pemerintah daerah perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata di lapangan. Terutama dalam menjaga toleransi, mencegah konflik sosial serta mengawal hak-hak masyarakat adat di tengah pembangunan daerah.

Ketua Kalteng Watch dan juga Advokat Ir Men Gumpul: minta BATAMAD jadi mitra kritis sekaligus solusi sosial. (Foto: Polin /Istimewa)

Men Gumpul juga berharap pengurus baru BATAMAD mampu membangun komunikasi yang sehat dengan pemerintah, aparat keamanan dan elemen masyarakat lainnya agar keberadaan organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya.

“Kalau BATAMAD bisa menjadi mitra kritis sekaligus solusi sosial di masyarakat, maka organisasi ini akan semakin dihormati. Tapi kalau hanya aktif saat acara seremonial, tentu masyarakat akan menilai biasa saja,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus BATAMAD Kota Palangka Raya di Aula Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Rabu (13/5/2026), menegaskan BATAMAD memiliki peran strategis sebagai benteng pertahanan masyarakat adat sekaligus mitra pemerintah dalam menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.

Fairid menyebut keberadaan BATAMAD bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, melainkan bagian integral dari struktur adat sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 16 Tahun 2008.

“BATAMAD memiliki tugas mulia menjaga kearifan lokal sekaligus bersinergi dengan aparat keamanan dalam menciptakan kondusivitas daerah,” ucap Fairid.

Ia juga mengingatkan agar pengurus BATAMAD yang baru dilantik segera menyusun program kerja yang konkret dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Jangan hanya gagah dengan seragam, tapi harus hadir saat masyarakat membutuhkan perlindungan dan keadilan,” tegasnya.

Suasana Pengukuhan Pengurus BATAMAD kota Palangka Raya periode 2025-2030.(Foto: MC PRaya)

Pengukuhan pengurus BATAMAD Kota Palangka Raya periode 2025–2030 tersebut menjadi momentum penguatan peran organisasi adat di tengah tantangan sosial masyarakat perkotaan yang terus berkembang. Di sisi lain, publik juga menunggu sejauh mana BATAMAD mampu menjalankan fungsi pengayoman, menjaga nilai budaya Dayak, sekaligus tetap adaptif menghadapi perubahan zaman di Bumi Tambun Bungai. (Polin-Nitra)

Berita terkait

Wali Kota Sawahlunto Jelaskan SILPA Rp49 Miliar, Efisiensi Anggaran Jadi Faktor Utama

Wali Kota Sawahlunto Jelaskan SILPA Rp49 Miliar, Efisiensi Anggaran Jadi Faktor Utama

Sawahlunto–Spketroom : Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menegaskan bahwa besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp49,06 miliar bukan disebabkan oleh gagalnya pelaksanaan program pemerintah, melainkan dampak dari kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Penjelasan tersebut

Riswan Idris, Rafles
PLN Indonesia Power UBP Ombilin Buka Pendaftaran Sunat Massal Gratis, Kuota Terbatas untuk Warga Sawahlunto

PLN Indonesia Power UBP Ombilin Buka Pendaftaran Sunat Massal Gratis, Kuota Terbatas untuk Warga Sawahlunto

Sawahlunto–Spektroom : PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan melalui program Sunat Massal Gratis bagi warga Kota Sawahlunto dan sekitarnya. Melalui informasi yang disampaikan Humas PLN IP UBP Ombilin, Hadi Mulyanto, Kamis (18/6/2026) kepada awak media, kegiatan sunat massal tersebut

Riswan Idris, Rafles
Walikota Tanjungpinang: Penataan Kawasan Pulau Penyengat Diharapkan Mampu Menjaga Nilai Sejarah dan Budaya

Walikota Tanjungpinang: Penataan Kawasan Pulau Penyengat Diharapkan Mampu Menjaga Nilai Sejarah dan Budaya

Tanjungpinang-Spektroom : Pemerintah Propvinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) terus melakukan pendataan Pulau Penyengat sebagai salah satu  kawasan strategis yang memiliki nilai sejarah, budaya, serta potensi besar dalam pengembangan pariwisata Kota Tanjungpinang. Terkait dengan hal tersebut Satuan Kerja Balai Prasana Pemukiman Wilayah, Kementerian Pekerjaan Umum Kepri melakukan kunjungan silaturahim dengan Walikota Tanjungpinang,

Desmawati, Rafles