Benih Harapan dari Penyugu Nek Nese: Hangatnya Kebersamaan dalam Naik Dango Tumila

Benih Harapan dari Penyugu Nek Nese: Hangatnya Kebersamaan dalam Naik Dango Tumila
Suasana Ritual adat Nabok Panyugu Nek Nese di desa Tumila senakin ulu landak. Foto:Sartiman

Landak - Spektroom — Di bawah langit Senakin Ulu yang cerah, ratusan warga berkumpul dengan langkah ringan namun penuh makna. Mereka datang bukan sekadar untuk merayakan, tetapi untuk membawa harapan.

Di tangan mereka, benih padi digenggam erat simbol syukur atas panen yang telah berlalu sekaligus doa bagi musim yang akan datang.

Tradisi Nabo Penyugu dalam rangka Naik Dango ke-1 Ketimanggongan Tumila yg digelar Senin (20/04/2026) bukan hanya ritual adat. Ia adalah cerita tentang hubungan manusia dengan alam, tentang kerja keras yang disemai di ladang, dan tentang kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.

Sejak pagi, suasana di Penyugu Nek Nese, Dusun Senakin Ulu, telah dipenuhi warna-warni pakaian adat Dayak. Perempuan mengenakan busana tradisional dengan motif khas, sementara para pria tampil gagah dengan atribut budaya yang sarat makna.

Di antara mereka, anak-anak berlarian, sesekali berhenti untuk menyaksikan iring-iringan karnaval yang menjadi puncak perayaan. Karnaval budaya itu seperti panggung hidup yang menampilkan identitas.

Setiap langkah peserta, setiap denting musik tradisional, seolah bercerita tentang leluhur yang menjaga nilai-nilai adat agar tetap berdiri tegak di tengah arus modernisasi. Di balik kemeriahan, ada kerja sunyi yang memastikan semuanya berjalan lancar.

Aparat kepolisian dari Polsek Sengah Temila bersama relawan pemadam kebakaran setempat tampak berjaga di berbagai titik. Mereka mengatur lalu lintas, mengawasi kerumunan, dan memastikan ruang perayaan tetap aman bagi semua.

Namun, pengamanan hari itu terasa berbeda. Tidak kaku, tidak berjarak. Polisi, relawan, dan masyarakat menyatu dalam suasana yang hangat sebuah potret bahwa keamanan juga bisa hadir dengan pendekatan yang humanis.

Kehadiran sejumlah tokoh daerah dan adat menambah makna tersendiri. Bukan sekadar simbol formalitas, tetapi menjadi penegas bahwa tradisi seperti Naik Dango masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat.

Lebih dari sekadar perayaan panen, momen ini menjadi ruang bertemunya berbagai lapisan
petani, tokoh adat, pemerintah, hingga generasi muda.
Mereka dipersatukan oleh satu hal yang sama: menjaga warisan.

Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, Senakin Ulu hari itu seperti mengingatkan bahwa ada nilai-nilai yang tak boleh tergesa-gesa ditinggalkan. Gotong royong, rasa syukur, dan penghormatan pada alam bukan sekadar tradisi, tetapi fondasi kehidupan.

Ketika matahari mulai condong ke barat, perayaan perlahan mereda. Namun yang tertinggal bukan hanya jejak langkah karnaval atau suara musik yang menghilang.
Ada rasa yang menetap bahwa di tempat ini, budaya bukan hanya dikenang, tetapi benar-benar hidup

Berita terkait

United Tractors dan Universitas Muhammadiyah Palembang Perluas Program Magang Inklusif

United Tractors dan Universitas Muhammadiyah Palembang Perluas Program Magang Inklusif

Palembang - Spektroom : PT United Tractors Tbk (UT) bersama Universitas Muhammadiyah Palembang menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Program Harmoni dalam Keberagaman (HARMONIKA). Penandatanganan berlangsung di Aula Gedung KH. Faqih Usman Lantai 7, Universitas Muhammadiyah Palembang, Kolaborasi ini menjadi langkah nyata menghadirkan program magang yang inklusif bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Melalui pengalaman

Afrizal Aziz
Kado HUT Provinsi Riau ke-69, Plt Gubri Ajak Warga Mamfaatkan Pemutihan Pajak Kenderaan

Kado HUT Provinsi Riau ke-69, Plt Gubri Ajak Warga Mamfaatkan Pemutihan Pajak Kenderaan

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi memberikan kado Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Riau melalui program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang berlangsung selama 1-31 Agustus 2026. Program tersebut memberikan keringanan bagi masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan dengan menghapus denda dan tunggakan pokok pajak tahun-tahun sebelumnya. Pelaksana Tugas

Salman Nurmin, Rafles
ссс