Trending

Beri Kepastian Hukum, Keraton Yogyakarta Serahkan 141 Serat Palilah kepada Warga Turgo

Beri Kepastian Hukum, Keraton Yogyakarta Serahkan 141 Serat Palilah kepada Warga Turgo
GKR Mangkubumi didampingi Bupati Sleman Harda Kiswaya menyerahkan serat palilah atau surat keputusan pemanfaatan tanah kepada warga Padukuhan Turgo Kelurahan Purwobinangun Pakem Sleman DIY,Senin,(26/1/26). Foto: Fatmawati

Spektroom - Keraton Yogyakarta menyerahkan sebanyak 141 serat palilah atau surat keputusan pemanfaatan tanah Kasultanan kepada warga Padukuhan Turgo, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman.

Penyerahan dilakukan oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi didampingi Bupati Sleman Harda Kiswaya di Balai Warga Relokasi Sudimoro, Senin (26/1/2026).
Penyerahan serat palilah tersebut menjadi bentuk kepastian hukum bagi warga relokasi dalam memanfaatkan tanah Kasultanan, baik sebagai tempat tinggal, tempat usaha, maupun fasilitas umum.

GKR Mangkubumi menjelaskan, serat palilah yang diserahkan berlaku selama satu tahun sambil menunggu penyelesaian proses administrasi. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, izin pemanfaatan tanah tersebut akan ditingkatkan menjadi serat kekancingan dengan masa berlaku 10 tahun dan dapat diperpanjang setiap 10 tahun.

“Serat palilah ini berlaku satu tahun untuk melengkapi proses administrasi. Setelah selesai, nanti akan berganti menjadi serat kekancingan selama 10 tahun dan bisa diperpanjang,” ujar GKR Mangkubumi.

Foto bersama GKR Mangkubumi bersama Bupati Sleman Harda Kiswaya serta pejabat terkait di Sleman DIY,Senin (26/1/26).foto: Fatmawati

Ia menegaskan, pemberian izin pemanfaatan tanah Kasultanan harus mengikuti ketentuan yang berlaku, baik yang diatur dalam Peraturan Gubernur maupun regulasi dari Pemerintah Pusat.

“Tidak bisa serta-merta menggunakan ataupun memberikan izin pemanfaatan tanah Sultan Ground tanpa mengikuti aturan yang ada,” tegasnya.

GKR Mangkubumi berharap, serat palilah yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan membawa manfaat bagi masyarakat penerima.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya mengimbau warga penerima serat palilah agar menjaga dan merawat tanah Kasultanan yang dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.

“Mari dirawat dan ditata dengan sungguh-sungguh, jangan semaunya sendiri dalam memanfaatkannya,” pesan Harda. (Fatmawati)

Berita terkait

Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan lokasi Alternatif

Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan lokasi Alternatif

Tanjungpinang–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menyiapkan sekitar 75 space di sejumlah lokasi alternatif bagi pedagang UMKM di kawasan Teluk Keriting, Kecamatan Tanjungpinang Barat. Relokasi kontainer tempat berjualan ini dilakukan menjelang pembangunan jalan lingkar yang berpotensi mengganggu keselamatan pedagang dan konsumen. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Riany,

Desmawati, Rafles
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Semarang-Spektroom : Perum BULOG memperketat pengawasan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menyusul dugaan penyalahgunaan beras program pemerintah oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Langkah tegas tersebut dilakukan untuk memastikan beras SPHP yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak disalahgunakan dan

Karindra, Bian Pamungkas