BKKBN Akan Tingkatkan Taman Asuh Anak di Maluku Utara
Sofifi–Spektroom : Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, membuka sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Tamasya di Kerabat Provinsi Maluku Utara, Rabu (13/5/2026).
Pada kesempatan itu Plt. Kaper Ansar Djainahu menyampaikan bahwa Indonesia saat ini telah memasuki era bonus demografi, termasuk Provinsi Maluku Utara. Karena itu, peran keluarga sangat penting dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.
Menurutnya, meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja merupakan hal positif dalam mendukung perekonomian keluarga.
Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan dalam membagi tanggung jawab antara pekerjaan dan pola asuh anak.
“Anak tetap membutuhkan kasih sayang dan pengasuhan yang optimal pada masa tumbuh kembangnya. Karena itu, pengasuhan yang cerdas dan penuh perhatian menjadi kunci agar anak tetap berkembang dengan baik meskipun ibu bekerja,” ujar Ansar.
Dirinya menambahkan, kehadiran Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) menjadi bentuk dukungan nyata bagi para ibu bekerja dalam memastikan anak mendapatkan pengasuhan yang aman dan berkualitas.
Saat ini, Provinsi Maluku Utara telah memiliki 5 TPA Tamasya dengan total 25 pengasuh dan sekitar 70 anak yang telah mendapatkan pendampingan melalui Program Tamasya.
Ansar juga meminta OPD KB di kabupaten/kota yang belum memiliki TPA Tamasya agar segera responsif membentuk program tersebut di wilayah masing-masing.
“Kita ambil contoh Kabupaten Halmahera Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Kota Ternate, dan Kabupaten Pulau Taliabu yang sudah membentuk Taman Asuh Sayang Anak. Saya berharap kabupaten/kota yang belum memiliki Tamasya dapat segera membentuknya,” kata pria kelahiran Taliabu ini.
Kegiatan yang diikuti lebih dari 600 peserta ini juga menghadirkan edukasi dari Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Siti Munadiyah, dengan tema “Ibu Bekerja, Anak Berkembang: Strategi Cerdas Pengasuhan di Era Modern.”
Kelas Tamasya di Kerabat Provinsi Maluku Utara ini bertujuan memberikan edukasi parenting dan pola asuh kepada orang tua, ayah dan ibu, serta para pengasuh di TPA Tamasya.