BKKBN Jatim Kawal Penguatan Program P2KBKS di Dinkes Jember

BKKBN Jatim Kawal Penguatan Program P2KBKS di Dinkes Jember
Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur.(Foto Budi Spektroom)

Jember-Spektroom : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember menerima pendampingan khusus dari perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Muhammad Zamroni, S.H., M.Si., menyambut baik asistensi yang diberikan oleh pihak provinsi. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan pengawalan program ini.

"Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan pendampingan perwakilan BKKBN Jatim. Kami berharap BKKBN dapat terus melakukan pengawalan secara optimal terhadap program yang akan berjalan, sehingga pelaksanaannya dapat terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan," ungkap Zamroni, dalam keterangannya, Jumat (03/04/2026).

Zamroni menambahkan, komitmen ini merupakan bagian dari upaya besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember secara menyeluruh.

"Kami juga menyampaikan terima kasih atas komitmen dan dukungan yang telah diberikan dalam mengawal program ini demi kesejahteraan masyarakat menuju Jember Baru, Jember Maju," jelasnya.

Pendampingan khusus dari perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan program pada bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Keluarga Sejahtera (P2KBKS).

Langkah strategis ini dilakukan menyusul bergabungnya bidang P2KBKS ke dalam struktur organisasi Dinkes PPKB Jember. Pendampingan tersebut diharapkan mampu menyamakan persepsi serta mempertegas arah kebijakan program di tingkat daerah.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu poin krusial yang dibahas adalah penguatan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK). Dokumen ini menjadi acuan strategis untuk mengarahkan program kependudukan secara terencana dan berkelanjutan di Jember.

Selain itu, koordinasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan utama. Program ini menyasar kelompok prioritas "3B", yakni ibu hamil, ibu menyusui, serta anak bawah lima tahun (balita).

Implementasi Program Bangga Kencana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) BOKB juga turut dievaluasi. Fokusnya adalah memastikan intervensi pembangunan keluarga berkualitas di tingkat masyarakat dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Tak hanya soal teknis program, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) pada struktur bidang P2KBKS juga menjadi perhatian serius. Hal ini dianggap vital untuk memastikan kesiapan organisasi dalam menjalankan fungsi optimal pasca-penggabungan bidang.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Sekretaris Dinas, penyuluh IPEKB Kabupaten Jember, serta perwakilan BKKBN Jawa Timur.

“Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Jember,” pungkas Zamroni. (budi s)

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс