BNPB Nilai Penanganan Pascabencana di Padang Panjang Sangat Baik
Spektroom - Upaya Pemerintah Kota Padang Panjang dalam penanganan pascabencana mendapat apresiasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Di tengah suasana duka dan proses pemulihan yang masih berlangsung, BNPB menilai langkah-langkah penanganan yang dilakukan Pemko bersama instansi terkait sudah berjalan cepat, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi keselamatan serta kenyamanan warga.
Penata Penanggulangan Bencana Ahli Madya BNPB, Rudi Supriadi menyampaikan, secara umum pelaksanaan komando tanggap darurat di Padang Panjang telah berlangsung sangat baik dan sesuai prosedur.
“Dari hasil tinjauan kami, langkah pemulihan dan pemenuhan kebutuhan pengungsi yang dilakukan Pemko berjalan optimal sesuai tahapan. Ini terlihat dari bagaimana warga ditempatkan, dilayani, dan dipastikan tidak kekurangan kebutuhan dasar,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).
Rudi menambahkan, status tanggap darurat dapat diturunkan apabila seluruh pengungsi sudah tertangani dengan baik dan tidak ada lagi permintaan pencarian dari keluarga korban. Meski demikian, ia menegaskan beberapa kebutuhan dasar warga masih perlu terus dipenuhi hingga kondisi sepenuhnya stabil.
Wali Kota, Hendri Arnis mengungkapkan rasa syukur karena seluruh pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Sementara itu, warga yang rumahnya hanyut atau mengalami kerusakan berat dan tidak lagi memiliki tempat tinggal direlokasi ke Rusunawa serta beberapa rumah kontrakan yang disewakan langsung oleh Pemko.
“Alhamdulillah, warga kita kini bisa tinggal di tempat yang lebih layak dan tenang. Kami memahami betapa beratnya cobaan yang dialami keluarga-keluarga ini. Karena itu, Pemko akan terus mendampingi hingga perekonomian mereka kembali pulih. Kita pastikan tidak ada warga yang kekurangan kebutuhan dasar,” kata Wako Hendri dengan nada haru.
Dalam proses pendataan yang terus diperbarui, Pemko mencatat masih terdapat 19 warga Padang Panjang yang dinyatakan hilang. Lebih memilukan lagi, terdapat lima kepala keluarga yang meninggal dunia tanpa meninggalkan ahli waris. Kondisi ini menambah kedalaman duka, sekaligus memperkuat komitmen Pemko untuk memberikan bantuan dan pendampingan bagi mereka.
Salah satu warga penerima fasilitas, Jimmy, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya atas perhatian dan upaya Pemko yang menurutnya sudah bekerja maksimal membantu para korban bencana.
“Alhamdulillah, kami sekarang sudah menempati rumah kontrakan yang biayanya disewakan langsung oleh Pemko untuk tiga bulan ke depan. Ini bantuan yang luar biasa bagi kami yang kehilangan tempat tinggal,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Jimmy mengungkapkan, selain bantuan sewa rumah, pihaknya juga menerima berbagai dukungan lainnya, mulai dari peralatan rumah tangga, kebutuhan harian, hingga perlengkapan tidur.
“Jujur, kami terharu dan benar-benar tidak menyangka akan mendapat bantuan sebanyak ini. Rasanya seperti mendapat kejutan di tengah kondisi yang sangat sulit. Mudah-mudahan Allah membalas segala kebaikan semua pihak yang membantu,” tuturnya.
Di tengah upaya pemulihan ini, kepedulian masyarakat terus mengalir. Hingga hari ini, donasi uang tunai yang berhasil terkumpul mencapai Rp129.644.000. Bantuan dalam bentuk uang tunai sangat dibutuhkan agar warga dapat memenuhi kebutuhan spesifik sesuai kondisi masing-masing keluarga.
Pemko mengimbau masyarakat, lembaga, serta para dermawan yang ingin membantu dapat menyalurkan donasi melalui rekening resmi 09000101006540 a.n. Dana Bantuan Sosial TDB, sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara terkoordinasi dan tepat sasaran. (RRE/andes)