Bodewin Wattimena: PKK Garda Terdepan Wujudkan Indonesia Emas 2045
Ambon-Spektroom: Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Karena itu, peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) harus terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks.
Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota saat membuka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 tingkat Kota Ambon yang berlangsung di Manise Hotel, Ambon, Senin (8/6/2026).
Mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, Bodewin mengatakan tema tersebut menegaskan bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari keluarga yang kuat, sehat, tangguh, dan sejahtera.
“Kalau kita ingin Indonesia Emas 2045 terwujud, maka harus dimulai dari keluarga. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang berkualitas dan mampu menjadi penggerak pembangunan bangsa,” kata Bodewin.
Menurutnya, PKK merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki jangkauan langsung hingga ke tingkat keluarga. Melalui 10 Program Pokok PKK, berbagai persoalan sosial dapat diantisipasi sejak dini, mulai dari masalah kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga hingga pembentukan karakter àgenerasi muda.
Bodewin menilai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin berat. Kasus penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, kekerasan terhadap anak, kenakalan remaja hingga meningkatnya kasus bunuh diri menjadi alarm yang membutuhkan perhatian serius semua pihak.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Solusi paling mendasar adalah memperkuat keluarga. Di sanalah peran PKK sangat penting untuk memastikan setiap keluarga memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya implementasi 10 Program Pokok PKK yang mencakup penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup serta perencanaan sehat.
Menurutnya, program-program tersebut menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sehari-hari dan menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Pada kesempatan itu, Bodewin mengakui dukungan Pemerintah Kota Ambon terhadap kegiatan PKK masih perlu ditingkatkan. Ia berkomitmen menjadikan hal tersebut sebagai catatan penting agar ke depan PKK memperoleh dukungan yang lebih optimal dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus dan kader PKK yang selama ini bekerja dengan tulus dan penuh dedikasi. Apa yang dilakukan PKK telah memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan Kota Ambon,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, mengatakan peringatan HKG PKK ke-54 merupakan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh kader dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK serta mendukung kebijakan pembangunan pemerintah.
Menurut Lisa, tema HKG PKK tahun ini memiliki makna strategis karena menempatkan keluarga sebagai pusat pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
“Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat, tetapi memiliki peran terbesar dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Di dalam keluarga nilai-nilai Pancasila ditanamkan, pendidikan pertama diberikan, kesehatan dijaga, dan karakter generasi masa depan dibentuk,” ujarnya.
Lisa menjelaskan, gerakan PKK saat ini merupakan salah satu gerakan masyarakat terbesar di Indonesia dengan jaringan yang menjangkau hingga tingkat keluarga dan rumah tangga. Karena itu, kapasitas kader PKK harus terus diperkuat agar mampu menjawab berbagai tantangan zaman dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh kader PKK di Kota Ambon untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai penggerak perubahan, memperkuat empati sosial, membangun solidaritas serta mendukung berbagai program pembangunan berbasis keluarga. (EM)