Bogor Bersiap Meriahkan Hari Jadi ke-544, dari Lari Pagi hingga Panggung Budaya
Bogor – Spektroom: Kabupaten Bogor kembali bersiap menyambut momen bersejarahnya. Memasuki usia ke-544 tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan rangkaian perayaan yang tak hanya meriah, tetapi juga sarat makna dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Sejak pertengahan Mei hingga pertengahan Juni 2026, denyut perayaan akan terasa di berbagai sudut wilayah, dengan pusat kegiatan berada di kawasan Cibinong. Rangkaian ini juga beriringan dengan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, menjadikannya semakin istimewa.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat, menegaskan bahwa konsep perayaan tahun ini mengedepankan kesederhanaan tanpa mengurangi nilai kebersamaan.
“Mulai 10 Mei hingga 14 Juni 2026, berbagai kegiatan akan digelar. Puncaknya tetap pada 3 Juni melalui upacara dan perhelatan budaya,” ujarnya.
Semarak perayaan akan dibuka dengan Bogor Run, sebuah ajang lari yang dipadukan dengan Festival Budaya Nusantara dan Car Free Day (CFD). Di sinilah masyarakat tidak hanya berolahraga, tetapi juga menikmati ragam ekspresi seni dan budaya dari berbagai daerah.
Menjelang akhir Mei, suasana dipastikan semakin hidup. Pada 31 Mei, Pemkab Bogor menghadirkan Car Free Day spesial Hari Jadi Bogor yang dipadukan dengan Car Free Night.
Sepanjang Jalan Tegar Beriman akan berubah menjadi ruang publik raksasa yang dipenuhi pelaku UMKM, seniman, dan komunitas dari berbagai kecamatan.
“Ini menjadi ruang berkumpulnya potensi daerah. UMKM tumbuh, seni budaya tampil, semua terpusat dalam satu lintasan,” kata Ajat.
Saat malam tiba, perhatian akan beralih ke peresmian skywalk di depan kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor. Tak sekadar infrastruktur, skywalk ini disiapkan sebagai panggung baru bagi pertunjukan seni dan hiburan, memperkuat wajah Bogor sebagai kota yang ramah bagi ruang publik kreatif.
Memasuki bulan Juni, kemeriahan belum usai. Bersama KNPI, Pemkab Bogor akan menggelar festival selama dua pekan di kawasan Pakansari. Beragam hiburan, pertunjukan, hingga layanan publik akan hadir dalam satu rangkaian kegiatan yang menyatu antara rekreasi dan pelayanan.
Menariknya, di tengah suasana perayaan, aspek pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas. Bahkan, menurut Ajat, layanan publik akan semakin didekatkan kepada warga, terutama saat kegiatan Car Free Day berlangsung.
“Perayaan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga momentum menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat,” ungkapnya.
Dengan konsep yang inklusif dan beragam kegiatan yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat, Hari Jadi Bogor ke-544 bukan sekadar peringatan usia, melainkan juga perayaan kebersamaan dan identitas daerah yang terus tumbuh dan berkembang.