Trending

BP3MI Jatim Gelar Penayangan Video Edukasi di 20 Titik di Jawa Timur, Sambut Program Migran Aman

Langkah ini untuk menyambut peluncuran resmi Kampanye Gerakan Nasional Migran Aman yang akan digelar serentak oleh KP2MI pada 18 Mei 2026

BP3MI Jatim Gelar Penayangan Video Edukasi di 20 Titik di Jawa Timur, Sambut Program Migran Aman
BP3MI Jatim gelar penayangan video edukasi di 20 titik ruang publik di Jawa Timur, Rabu (13/5/2026). (Foto: Humas BP3MI Jawa Timur)

Surabaya-Spektroom : Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur mengambil langkah proaktif secara resmi memulai penayangan video edukasi di 20 titik strategis yang tersebar di tujuh wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur yaitu Kota Malang, Kab. Malang, Kab. Blitar, Kota Batu, Jember, Surabaya serta Banyuwangi, pada Rabu (13/5/2026).

Langkah ini merupakan upaya untuk menyambut peluncuran resmi Kampanye Gerakan Nasional Migran Aman yang akan digelar serentak oleh KP2MI pada 18 Mei 2026 mendatang, Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan "Road to Gerakan Nasional Migran Aman" yang dilakukan oleh BP3MI Jawa Timur untuk memastikan informasi mengenai prosedur bekerja ke luar negeri secara prosedural dan aman dapat tersampaikan langsung di tengah pusat keramaian masyarakat.

Ketua Tim Humas dan Media BP3MI Jawa Timur, Saraswati Putri, menyampaikan penggunaan media luar ruang dan ruang publik merupakan strategi kunci untuk menjangkau lapisan masyarakat yang mungkin belum terpapar informasi melalui kanal digital dan akun sosial media resmi.

“Kami ingin memastikan bahwa pesan mengenai 'Migran Aman' ini bukan hanya sekadar slogan, tetapi dapat dipahami oleh masyarakat. Kami berharap, dengan masifnya informasi yang kami sebar di ruang publik, masyarakat semakin waspada terhadap oknum penempatan ilegal dan lebih memilih bekerja ke luar negeri melalui jalur prosedural,” ujarnya.

Sebaran penayangan video edukasi ini mencakup wilayah-wilayah yang selama ini menjadi kantong maupun transit calon pekerja migran di Jawa Timur. Kehadiran konten edukatif ini diharapkan dapat meminimalisir praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang seringkali bermula dari minimnya informasi yang akurat.

Sebaran penayangan video edukasi tersebut didominasi berada di wilayah kerja P4MI Malang yang dikenal sebagai salah satu kantong pekerja migran Indonesia di Jawa Timur. Penayangan dilakukan di 15 titik tersebar di ruang publik strategis di Kota & Kab.Malang, Kab. Blitar serta Kota Batu.

Koordinator P4MI Malang, Guntar Sabhara menyampaikan harapannya dalam penayangan video edukasi ini. Selain menjadi bagian dari Gerakan Nasional Migran Aman, video tersebut dapat menjadi media untuk mengenalkan KP2MI/BP2MI serta memberikan edukasi informasi tata cara kerja luar negeri dan migrasi aman.

“Penayangan video ini juga merupakan imbauan stop kerja non-prosedural bagi warga setempat maupun masyarakat yang melintas antar kabupaten/kota, provinsi, wisatawan, dan civitas akademika,” ujar Guntar.

Dengan dimulainya kampanye visual ini, BP3MI Jawa Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut peduli dan menyebarluaskan semangat Gerakan Nasional Migran Aman. **

(Sumber: KP2MI)

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles