Trending

BPBD Jember: Pasca Banjir Situasi Kondusif, Tetap Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

BPBD Jember: Pasca Banjir Situasi Kondusif, Tetap Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
Pemantauan pasca banjir (Foto Diskominfo Jember)

Spektroom - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mengakibatkan luapan Sungai Bedadung dan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, salah satunya Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember Jawa Timur.

Kepala BPBD Jember Indra Tri Purnomo mengatakan, peringatan dini sudah disampaikan pihak BMKG untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di Kabupaten Jember yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor pada periode 11-20 Desember 2025. Rabu (17/12/2025).

Indra Tri Purnomo menjelaskan, BPBD Jember mencatat banjir terjadi di 20 lokasi yang tersebar di Kecamatan Patrang, Kaliwates, Sumbersari, Pakusari, Kalisat, dan Rambipuji dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 30 centimeter hingga mencapai 2 meter, sehingga petugas gabungan mengevakuasi warga ke tempat yang aman.

Sementara Lurah Mangli Muhammad Mustabiq Dzikril Malik, S.T., M.M. bersama jajaran kelurahan serta Camat Kaliwates Dwi Sunu Ari Nugroho, S.Sos. melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak banjir pada Selasa, 16 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 WIB.

Pasca banjir air menyusut pada Rabu (17/12/2025) (Foto Diskominfo Jember)

Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan serta memastikan keadaan warga pasca banjir. Pemerintah kelurahan dan kecamatan juga ingin memastikan bahwa penanganan awal telah berjalan dengan baik serta kebutuhan warga dapat segera diidentifikasi.

Adapun lokasi peninjauan dilakukan di dua titik, yakni di kawasan belakang UIN KHAS Jember dan Perumahan Mangli Indah Permai yang sebelumnya dilaporkan tergenang akibat luapan air sungai,

Dalam kegiatan tersebut, Camat Kaliwates meninjau kondisi pemukiman warga dan menanyakan keadaan masyarakat yang terdampak, pada Rabu (17/12/2025).

Ia juga memastikan bahwa apabila terdapat kebutuhan mendesak, baik berupa bantuan logistik maupun penanganan lanjutan, akan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Muhammad Mustabiq Dzikril Malik, S.T., M.M. juga memberikan perhatian khusus kepada warga lanjut usia yang terdampak banjir. Sebagai bentuk kepedulian sosial, lurah menyerahkan sejumlah uang kepada para lansia untuk membantu meringankan beban mereka pasca kejadian banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak dalam masa pemulihan.

Melalui peninjauan ini, pemerintah kelurahan dan kecamatan berupaya memastikan situasi di wilayah terdampak berangsur kondusif.

Pemerintah setempat juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kondisi darurat agar dapat segera ditangani secara cepat dan terkoordinasi. (Budi S)

Berita terkait

Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Jember-Spektroom : Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Jember (UNEJ) mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Terbaik 2 Best Information Literacy Program Award dalam ajang FKP2TN Award 2026. Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) dan Seminar Nasional Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN)

Julianto
PWI Pasaman Barat Kembali Definitif, Bupati Yulianto Tekankan Independensi Pers

PWI Pasaman Barat Kembali Definitif, Bupati Yulianto Tekankan Independensi Pers

Pasaman Barat-Spektroom : Bupati Pasaman Barat Yulianto mengajak insan pers memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menyampaikan informasi yang akurat serta berimbang. Ia menegaskan, kemitraan tersebut harus tetap menjunjung tinggi independensi dan profesionalisme jurnalistik. Hal itu disampaikan Yulianto saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan

Rafles