BPOM Malut Proaktif Kawal Pangan Aman Program MBG di Wilayah Kerja, Raih Apresiasi dari BGN Malut
Sofifi–Spektroom : Komitmen Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Maluku Utara di Sofifi dalam mengawal keamanan pangan pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat apresiasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Maluku Utara. Apresiasi tersebut disampaikan langsung Koordinator BGN Provinsi Maluku Utara, Muhammad Ramli, saat berkunjung ke Kantor BPOM Maluku Utara di Sofifi, Selasa (8/9/2026).
Kepala BPOM Maluku Utara di Sofifi Ermanto Siahaan, S.Farm., Apt., M.M., di ruang kerjanya menyampaikan terima kasih atas penghargaan dari pihak BGN Provinsi Maluku Utara, dan mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi terutama bagi petugas yang terlibat langsung terhadap pelaksanaan program prioritas nasional tersebut.
Dukungan BPOM Maluku Utara di Sofifi tidak hanya dilakukan melalui pengawasan setelah program berjalan, tetapi lebih mengutamakan pencegahan sejak dini atau sejak tahap pembangunan sarana prasarana dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Salah satunya melalui mitigasi risiko keamanan pangan dengan melakukan pengujian sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebelum beroperasi.
Pengujian sampel tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pangan yang diproduksi memenuhi persyaratan keamanan sebelum disalurkan kepada penerima manfaat. Langkah ini juga menjadi salah satu syarat proses pemenuhan persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang menjadi salah satu bukti bahwa tempat pengelolaan pangan telah memenuhi standar higiene dan sanitasi.
Selain melakukan upaya pencegahan, BPOM Maluku Utara di Sofifi juga telah aktif melakukan investigasi dan akan terus berkomitmen memberikan respons cepat apabila terjadi dugaan kejadian keracunan pangan dalam pelaksanaan MBG di wilayah kerja. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan lintas sektor, khususnya dinas kesehatan dan instansi terkait, untuk memastikan informasi serta data yang diperlukan dapat diperoleh secara cepat dan akurat sebagai dasar tindak lanjut.
“Jika ada indikasi kasus keracunan, kami berusaha merespons secepat mungkin dengan berkoordinasi bersama dinas kesehatan setempat,” ujar Ermanto.
Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam keberhasilan program MBG. Pangan yang bergizi harus diiringi dengan jaminan keamanan agar manfaat program dapat diterima secara optimal oleh seluruh penerima manfaat.
Melalui langkah preventif, peningkatan kapasitas pengujian, pengawasan, serta respons cepat terhadap potensi kejadian keamanan pangan, Balai POM di Sofifi akan terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung pelaksanaan program MBG yang aman, bergizi, dan memberikan manfaat bagi penerima manfaat di Maluku Utara.