Trending

BPS Kota Bekasi Lakukan Pendataan Door to Door untuk Verifikasi Aktivitas Ekonomi Warga

BPS Kota Bekasi Lakukan Pendataan Door to Door untuk Verifikasi Aktivitas Ekonomi Warga
Pendataan dilakukan untuk memverifikasi fakta di lapangan sehingga potret perekonomian masyarakat dapat tergambar secara lebih akurat, (Foto : Haryanto Adi).

Bekasi – Spektroom : Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi tengah melaksanakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 secara door to door guna memverifikasi aktivitas ekonomi masyarakat.

Pendataan berlangsung hingga 31 Agustus 2026, bertujuan memperoleh gambaran terkini mengenai kondisi perekonomian di Kota Bekasi sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Penanggung Jawab Lapangan Tim Operasional Mitra BPS Kota Bekasi, Nurhasanah, saat ditemui jurnalis Spektroom, Minggu (26/7/2026), menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan langsung ke rumah-rumah warga untuk memastikan data yang dimiliki BPS sesuai dengan kondisi di lapangan.

Menurutnya, hasil pendataan kerap menemukan fakta yang berbeda dari kondisi yang tampak secara kasat mata. Ada keluarga yang terlihat sederhana, namun ternyata menjalankan usaha secara daring dengan omzet yang cukup besar.

Sebaliknya, ada pula warga yang tampak tidak memiliki pekerjaan tetap, tetapi memperoleh penghasilan dari kepemilikan rumah kontrakan di wilayah lain.

"Pendataan ini dilakukan untuk memverifikasi fakta di lapangan sehingga potret perekonomian masyarakat dapat tergambar secara lebih akurat," ujar Nurhasanah.

Ia menjelaskan, data yang dihimpun meliputi sumber pendapatan keluarga, jenis usaha yang dijalankan, serta bagaimana masyarakat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Informasi tersebut akan menjadi bahan rujukan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan ekonomi.

Nurhasanah juga mengungkapkan bahwa pembaruan data pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus penting dalam sensus kali ini.

Pasalnya, sensus ekonomi hanya dilaksanakan setiap 10 tahun sehingga banyak perubahan yang perlu diverifikasi.

"Banyak pelaku usaha yang masih tercatat dalam daftar, tetapi usahanya sudah tidak aktif. Ada juga data yang ganda sehingga perlu diperbarui agar kualitas dan akurasi data semakin baik," katanya.

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan data sensus digunakan sebagai dasar penetapan pajak, Nurhasanah menegaskan bahwa tugas tim pendataan hanya sebatas menghimpun informasi untuk memotret kondisi perekonomian masyarakat.

"Tugas kami adalah mengumpulkan data sebagai bahan statistik untuk menggambarkan kondisi ekonomi Kota Bekasi. Pemanfaatan data tersebut menjadi kewenangan pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Melalui pendataan yang dilakukan secara langsung ke masyarakat, BPS berharap potret perekonomian Kota Bekasi dapat tersaji lebih akurat sehingga mampu mendukung perumusan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Berita terkait

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP
Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles