Trending

Bukan Sekadar Tumpukan Kertas, Arsip Menyimpan Jejak Pemerintahan

Bukan Sekadar Tumpukan Kertas, Arsip Menyimpan Jejak Pemerintahan
Sekda Jateng Sumarno : Arsip Pemerintahan Bukan Sekadar Tumpukan Dokumen,(Foto : Humas).

Semarang-Spektroom: Arsip mungkin hanya terlihat seperti tumpukan dokumen yang tersimpan di lemari atau ruang penyimpanan.

Namun, bagi pemerintahan, arsip menyimpan jejak keputusan, kebijakan, dan berbagai pekerjaan yang suatu saat dibutuhkan untuk memahami apa yang pernah dilakukan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno menegaskan, pengelolaan arsip tidak boleh dipandang sebagai pekerjaan administratif yang kurang penting. Arsip merupakan bagian dari tata kelola pemerintahan sekaligus sumber data yang dapat menjadi rujukan pada masa mendatang.

“Arsip ini bukan sesuatu yang tidak penting. Mungkin ada pandangan atau persepsi bahwa arsip itu tidak penting. Kami mengingatkan kembali bahwa arsip itu sesuatu yang sangat penting,” kata Sumarno saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (6/10/2026).

Menurut Sumarno, hampir seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan meninggalkan dokumentasi. Catatan tersebut tidak berhenti ketika sebuah kegiatan atau kebijakan selesai, tetapi menjadi rekam jejak yang dapat ditelusuri oleh generasi berikutnya.

Karena itu, dokumen yang hari ini mungkin dianggap tidak memiliki manfaat langsung, bisa berubah menjadi informasi penting di kemudian hari.

“Apa yang kita lakukan semua di dalam pengelolaan pemerintahan ini semua terdokumentasi. Itu tidak berhenti pada saat kita mengelola pemerintahan, tetapi harus kita wariskan dan diteruskan oleh penelusur-penelusur kita,” ujarnya.
Sumarno menyebut data memiliki nilai penting dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pengelolaan arsip secara tertib, sistematis, dan sesuai aturan menjadi bagian dari tanggung jawab aparatur dalam menjalankan amanah.

“Data itu penting dan mahal. Sehingga pengelolaan arsip dengan baik adalah bagian dari tanggung jawab kita, bagian dari kita menjalankan amanah di semua lini,” katanya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah Rahmah Nur Hayati mengatakan, rakor tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kepatuhan terhadap tata kelola kearsipan.

Pengawasan mencakup lembaga kearsipan kabupaten/kota, perangkat daerah Provinsi Jawa Tengah, hingga BUMD. Dalam kegiatan itu juga diserahkan 17 penghargaan hasil pengawasan internal dan tujuh penghargaan pengawasan eksternal 2026.

Penghargaan tersebut diharapkan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi menjadi pemacu bagi setiap instansi untuk semakin tertib mengelola rekam jejak pemerintahan.

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles