Bulan Dana PMI Jakarta Selatan Ajak Siswa Peduli

Bulan Dana PMI Jakarta Selatan Ajak Siswa Peduli
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Firmanuddin Ibrahim (berdiri), menyampaikan sambutan pada acara sosialisasi Bulan Dana PMI, di SMKN 6 Jakarta Selatan, Kamis (24/92026). (Foto: IIS/Spektroom).

Jakarta - Spektroom: Tidak ada angka yang tertera di sebuah amplop. Tidak ada pula batasan berapa rupiah yang harus dimasukkan. Yang ada hanya ruang untuk berbagi dan sebuah pesan sederhana, membantu sesama bisa dimulai dari kepedulian kecil.

Semangat itulah yang dibangun Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan melalui sosialisasi Bulan Dana PMI kepada kepala sekolah di wilayah Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Selatan, di SMKN 6 Jakarta Selatan, Kamis (24/92026).

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Firmanuddin Ibrahim mengajak jajaran sekolah ikut berpartisipasi dalam kegiatan bulan dana kemanusiaan tersebut. Partisipasi dalam Bulan Dana PMI bukanlah kewajiban yang dipaksakan, melainkan ajakan untuk menumbuhkan kepedulian bersama.

Dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk mendukung program kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilaksanakan oleh PMI Jakarta Selatan, untuk pelaksanaan program tahun 2027. 

"Untuk sektor pendidikan di wilayah Sudin Pendidikan, target penghimpunan sekitar Rp 6 miliar yang mencakup wilayah Sudin Pendidikan  JS1 dan JS2, ungkapnya.

Ia, optimistis target dapat dicapai apabila seluruh unsur pendidikan memiliki kesadaran persoalan kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama.

Ketua PMI Jakarta Selatan, H. Mundari mengatakan sosialisasi yang dilaksanakan hari ini, diikuti 216 sekolah. Sementara jumlah sekolah dalam lingkup Sudin Pendidikan Wilayah JS2 mencapai sekitar 930 sekolah. Antusiasme kepala sekolah dalam mengikuti sosialisasi cukup tinggi. PMI juga berupaya mengubah cara pandang masyarakat donasi tidak harus dalam jumlah besar.

“Yang kecil kita terima, yang besar apalagi. Kita ingin membangun kebiasaan bersedekah dan kepedulian kemanusiaan,” ujarnya.

Semangat kemanusiaan perlu ditanamkan mulai dari lingkungan sekolah yang menvakup siswa, guru, orang tua, dan masyarakat dapat mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.

"Pengumpulan dana juga didukung metode digital melalui QRIS untuk memudahkan masyarakat berdonasi," tambahnya.

Pada 2025, Bulan Dana PMI Jakarta Selatan berhasil menghimpun Rp 9.024.842.267, atau melampaui target Rp 9 miliar. Capaian itu meningkat dibandingkan penghimpunan 2024 sebesar Rp 8.532.195.943.

Bulan Dana PMI' bukan sekadar tentang mengejar angka miliaran rupiah. Ada nilai yang jauh lebih sederhana di baliknya: kepedulian.

Sebuah amplop tanpa angka mengajarkan setiap orang memiliki kesempatan untuk membantu. Ketika bencana datang, ia tidak pernah bertanya siapa yang kaya atau miskin. Dan ketika pertolongan dibutuhkan sekecil apa pun kepedulian, tetap memiliki arti.

Berita terkait