Bupati Jember Pastikan JFC 2025 Menjadi Yang Termegah

Bupati Jember Pastikan JFC 2025 Menjadi Yang Termegah
Bupati Jember Muhammad Fawait (Foto Kominfo Jember)

Spektroom - Jember Fashion Carnival (JFC) 2025 digelar spektakuler pada Jum’at, Sabtu dan Minggu (08–10/08/2025). Pemkab Jember terus memperkuat kolaborasi dengan jajaran JFC dan membuka jalur dukungan sponsor hingga level nasional.

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, bahwa JFC adalah aset Kabupaten Jember yang akan terus didukung setiap tahunnya. “Melibatkan talenta muda Jember, JFC bukan sekadar pagelaran busana, melainkan kebangkitan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif daerah,”ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Jember mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan Jember Fashion Carnival (JFC) 2025 sebagai momentum kebangkitan pariwisata, ekonomi kreatif, dan budaya lokal Jember.

“Dengan semangat kolaborasi, kita percaya JFC akan terus menjadi event kelas dunia yang membawa harum nama Indonesia di mata internasional,”tegas Fawait.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab turut menghubungkan pihak JFC dengan berbagai BUMN dan sponsor, termasuk saat kunjungan Wakil Menteri UMKM ke Jember.

“Upaya ini dimaksudkan untuk memperluas jaringan, memperbesar dukungan, dan membuka peluang JFC go international, sebagaimana JFC telah tampil di Singapura dan diharapkan bisa tampil di lebih banyak negara ke depannya,” ungkap Fawait.

“JFC ini adalah aset, bukan hanya milik Pak Presiden JFC atau timnya, tetapi aset Kabupaten Jember. Kami komitmen untuk terus memberikan dukungan yang lebih besar setiap tahunnya,” tegas Bupati.

Bupati Jember menyampaikan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan jajaran JFC semakin erat dan produktif. “Hari ini Pemkab Jember jauh lebih mudah berkoordinasi dengan jajaran JFC. Mereka juga sudah merasakan langsung bagaimana perubahan pendekatan dan dukungan dari kami. Bahkan ketika ada masukan kecil dari panitia, kami tetap bantu dengan kemampuan yang kami miliki,” ungkap Fawait.

Dalam rangka menyukseskan acara tahunan terbesar di Kabupaten Jember, yaitu Jember Fashion Carnaval (JFC) 2025, Dinas Perhubungan Kabupaten Jember mengeluarkan pemberitahuan resmi terkait larangan parkir dan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan karnaval berlangsung, diberlakukan selama 3 hari, yakni pada Jumat, Sabtu dan Minggu (08 - 10 Agustus 2025).

“Pengaturan ini penting dilakukan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan bagi seluruh peserta maupun penonton,” Ungkap Gatot Triono, Kadishub Jember.(Budi S)

Berita terkait

Penyeberangan Kalianget–Tlango Jadi Jalur Laut Tersibuk di Madura, Wisata Religi dan Aktivitas Ekonomi Meningkat

Penyeberangan Kalianget–Tlango Jadi Jalur Laut Tersibuk di Madura, Wisata Religi dan Aktivitas Ekonomi Meningkat

Sumenep-Spektroom : Penyeberangan laut Kalianget–Pulau Tlango di Kabupaten Sumenep kini menjadi salah satu jalur penyeberangan tersibuk di ujung timur Pulau Madura. Ramainya mobilitas masyarakat, distribusi barang, hingga kunjungan wisata religi membuat aktivitas di dermaga berlangsung hampir tanpa henti selama 24 jam. Pulau Tlango yang dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan masyarakat

Buang Supeno
Pulihkan Konektivitas Aceh  Penanganan Permanen Jalan Jembatan Terus Berlanjut

Pulihkan Konektivitas Aceh Penanganan Permanen Jalan Jembatan Terus Berlanjut

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Provinsi Aceh melalui penanganan permanen pada puluhan ruas jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi konektivitas masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan akses transportasi kembali aman, lancar, dan mampu mendukung aktivitas ekonomi serta mobilitas warga di berbagai wilayah.

Nurana Diah Dhayanti
Penanganan Permanen Jembatan Enang Enang Aceh  Dipercepat Fungsional Digunakan Secara Terbatas

Penanganan Permanen Jembatan Enang Enang Aceh  Dipercepat Fungsional Digunakan Secara Terbatas

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus melakukan penanganan Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga konektivitas masyarakat. Sejak akhir Mei 2026, BPJN Aceh terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk memastikan setiap langkah

Nurana Diah Dhayanti