Bupati Kaimana: Sinergi TNI & Masyarakat Jadi Kekuatan Pembangunan

Bupati Kaimana: Sinergi TNI & Masyarakat Jadi Kekuatan Pembangunan
Suasana peringatan HUT Pertama yonif TP 864 di Kaimana. (foto: Tony Teniwut)

Kaimana-Spektroom : Bupati Kaimana, Papua Barat, Hasan Achmad, menilai penguatan wawasan kebangsaan serta kesadaran berbangsa dan bernegara menjadi bagian penting yang perlu terus dikembangkan seiring kehadiran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 864/Nane Nambae di Kabupaten Kaimana.

Pada acara peringatan HUT Pertama Yonif TP 864/Nane Nambae di Markas Batalyon TP/NN Kaimana, Senin,24 Agustus 2026, Hasan Achmad mengatakan, sinergi antara TNI dan masyarakat tidak hanya penting dalam mendukung pembangunan daerah, tetapi juga dapat menjadi kekuatan dalam mempererat persatuan dan kesatuan di Kabupaten Kaimana.

“Kami percaya bahwa batalyon ini hadir membawa manfaat yang besar. Kita juga berharap sambutan masyarakat yang lebih positif akan terus tumbuh dan berkembang di Kabupaten Kaimana berkaitan dengan kehadiran batalyon ini,” ucapnya.

Keberadaan Yonif TP 864/Nane Nambae diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memperkuat hubungan antara prajurit dan masyarakat. Kedekatan tersebut dinilai penting untuk menciptakan suasana yang harmonis serta memperkokoh semangat kebersamaan di wilayah teritorial.

"Kepada seluruh prajurit Yonif TP 864/Nane Nambae, agar terus memelihara semangat “Benar dan Berhasil” dalam setiap pelaksanaan tugas, sekaligus pentingnya menjadikan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan utama dalam menjalankan pengabdian," kata Hasan Achmad.

Menurutnya, ketakwaan akan membentuk pribadi yang mampu menjalankan tugas dengan benar sekaligus menghasilkan karya dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Menjadi hidup yang didasarkan pada ketakwaan akan menjadikan kita hidup yang benar, berbuat yang benar. Dengan demikian, maka kita juga akan menghasilkan buah-buah yang baik, buah-buah yang benar, menjadi yang berhasil,” pesannya.

Selain kepada prajurit, Bupati juga menyampaikan pesan kepada keluarga personel Yonif TP 864/Nane Nambae agar terus memberikan dukungan dan motivasi kepada para prajurit. Dukungan keluarga dinilai penting agar personel tetap kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan maupun kesulitan selama menjalankan tugas di wilayah teritorial.

Berita terkait

Kapolda Kalbar Kerahkan Brimob Drone dan Command Center Hadapi Karhutla

Kapolda Kalbar Kerahkan Brimob Drone dan Command Center Hadapi Karhutla

Kubu Raya - Spektroom : Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus membayangi Kalimantan Barat mendorong aparat dan pemerintah memperkuat langkah antisipasi. Polda Kalimantan Barat memastikan kesiapsiagaan penuh dengan mengandalkan teknologi pemantauan udara, penguatan personel hingga kolaborasi lintas lembaga untuk menghadapi musim kemarau yang masih berlangsung. Komitmen itu ditegaskan Kapolda

Apolonius Welly, Afrizal Aziz
Ahli Konservasi Universitas Indonesia Jatna Suprijatna Raih Sarwono Award 2026

Ahli Konservasi Universitas Indonesia Jatna Suprijatna Raih Sarwono Award 2026

Jakarta - Spektroom : Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, menyelenggarakan Penganugerahan Talenta Unggul Sarwono Award. Jatna Suprijatna, Profesor Biologi Konservasi Universitas Indonesia meraih Sarwono Award 2026. Sedangkan Orasi Ilmiah Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture Tahun 2026 disampaikan Gono Semiadi,

Afrizal Aziz
Antisipasi Karhutla: Wali Kota Jayapura Himbau Warganya Tingkatkan Kewaspadaan

Antisipasi Karhutla: Wali Kota Jayapura Himbau Warganya Tingkatkan Kewaspadaan

Jayapura-Spektroom : Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah kondisi kemarau panjang dan cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah, termasuk Kota Jayapura dapat menimbulkan resiko kebakaran, baik dikawasan hutan maupun lingkungan pemukiman. Menurutnya, iklim kemarau panjang hampir terjadi di seluruh pelosok dunia,termasuk di

Anthonius Teniwut, Julianto