Bupati Kuansing Salat Iduladha 1447 H di Taluk Kuantan, Sebut Tahun Ini Jumlah Hewan Kurban 3.880 Ekor

Bupati Kuansing Salat Iduladha 1447 H di Taluk Kuantan, Sebut Tahun Ini Jumlah Hewan Kurban 3.880 Ekor
Bupati Kuansing H. Suhardiman saat melaksanakan Salat Iduladha 1447 H di lapangan Limuno Teluk Kuantan. (Foto: Diskominfos Kuansing)

Teluk Kuantan-Spektroom : Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M di Lapangan Limuno, Teluk Kuantan, Rabu (27/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suhardiman menyampaikan bahwa total hewan kurban di Kabupaten Kuantan Singingi tahun ini mencapai 3.880 ekor.

Khusus di Masjid Agung Ar Raudhah Kuansing terdapat 23 ekor hewan kurban, ditambah satu ekor sapi bantuan dari Presiden Republik Indonesia.

“Ini bagian dari upaya kita masyarakat Kuansing untuk memberikan keadilan sosial bagi warga. Kita akan memberikan rasa saling membantu di antara sesama,” ujar Suhardiman.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersama-sama membangun Kuantan Singingi ke depannya.

Usai pelaksanaan salat Id, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba pawai takbir yang sebelumnya digelar malam hari, sekaligus penyerahan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para pemenang.

Juara pertama diraih Surau Sukun Desa Sawah, juara kedua Surau Al Gani Seberang Hilir, dan juara ketiga Masjid Raya Pasar.
Pada pelaksanaan salat Idul Adha tersebut,

Bupati tampak akrab bersama unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana dan Kepala Kemenag Kuansing H. Suhelmon. Bupati juga hadir didampingi istri, Hj. Yulia Herma, serta Sekda Kuansing Zulkarnaen, ST, MSi.

Turut hadir Asisten III, Camat Kuantan Tengah, serta sejumlah kepala OPD yang berdomisili di Kuantan Tengah. (SN/HH)

Berita terkait

Anak Anak Panti Asuhan Di Solo, Khawatir Tidak Diterima Di Sekolah Negri Melalui Jalur Afirmasi Pada SPMB 2026

Anak Anak Panti Asuhan Di Solo, Khawatir Tidak Diterima Di Sekolah Negri Melalui Jalur Afirmasi Pada SPMB 2026

Solo - Spektroom : Sejumlah pengelola panti asuhan di Kota Surakarta mengeluhkan kendala administrasi dalam mendaftarkan anak asuh nya melalui jalur afirmasi SPMB 2026. Keluhan ini mencuat seiring adanya persyaratan kepemilikan Kartu Keluarga (KK) Kota Surakarta serta teknis pendaftaran yang dinilai membingungkan. Salah satunya yang dirasakan Panti Asuhan Rumah Berkah dimana

Murni Handayani