Bupati Manokwari: Jabatan Kepala Kampung Adalah Amanah Bukan Kesempatan Menikmati Kekuasaan

Bupati Manokwari: Jabatan Kepala Kampung Adalah Amanah Bukan Kesempatan Menikmati Kekuasaan
Bupati Manokwari Hermus Indou saat melantik para kepala kampung. (foto: Tony Teniwut)

Manokwari-Spektroom : Bupati Manokwari Hermus Indou, menekankan, Jabatan kepala kampung adalah amanah untuk melayani masyarakat, bukan kesempatan menikmati kekuasaan. Oleh sebab itu haruslah dijalankan dengan penuh tanggung jawab, terutama didalam melayani masyarakat yang dipimpinnya.

Penekanan itu disampaikan Bupati Manokwari Hermus Indou, saat melantik kepala kampung antarwaktu sekaligus mengukuhkan kepala kampung yang mendapat perpanjangan masa jabatan di Kabupaten Manokwari, Rabu, 19 Agustus 2026.

Dikemukakannya, pelantikan dan pengukuhan tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan administratif dan seremonial, karena jabatan kepala kampung mengandung tanggung jawab pemerintahan, hukum, moral, serta pertanggungjawaban kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Jabatan kepala kampung bukan kehormatan untuk dilayani, tetapi amanat untuk melayani rakyat di kampung masing-masing,” ujar Hermus.

Ia menegaskan, kampung merupakan fondasi utama pembangunan Kabupaten Manokwari karena sebagian besar potensi daerah berada di kampung. Potensi tersebut mencakup pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, pariwisata, hingga kekayaan budaya masyarakat.

Kepada kepala kampung antarwaktu, Hermus meminta agar tidak menciptakan konflik baru dan tidak membongkar seluruh program yang telah berjalan. Ia menginstruksikan pemimpin baru melanjutkan program yang baik, memperbaiki kekurangan, serta membangun komunikasi dengan seluruh masyarakat.

"Kepada kepala kampung yang memperoleh perpanjangan masa jabatan, saya ingatkan tambahan waktu tersebut harus digunakan untuk bekerja dan menyelesaikan tanggung jawab kepada masyarakat serta mengevaluasi program, menjawab keluhan masyarakat, dan meninggalkan warisan pembangunan yang bermanfaat," tandas Bupati Manokwari.

Terkait tata kelola pemerintahan kampung, tambahnya, supaya memperbaiki tata kelola pemerintahan, mengelola dana desa secara transparan, serta memastikan pembangunan berbasis data dan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, kemiskinan ekstrem, stunting, kemandirian ekonomi, lingkungan, keamanan, dan ketertiban harus menjadi perhatian utama pemerintah kampung.

Hermus mengatakan, pembangunan Manokwari membutuhkan keterlibatan seluruh tingkatan pemerintahan dan masyarakat, sehingga kepala kampung harus hadir di tengah masyarakat karena keberhasilan kepemimpinan akan dikenang melalui pengabdian, bukan lamanya seseorang memegang jabatan.

“Dari kampung kita membangun Manokwari. Dari Manokwari kita bangun Papua Barat dan Tanah Papua. Dari Tanah Papua, kita perkuat Indonesia,” tutup Bupati Manokwari.

Berita terkait

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Lima Mahasiswa UMJ, Lima Gelar Juara: Ketika Keringat dan Perjuangan Berbuah Prestasi

Jakarta-Spektroom : Gemuruh pertandingan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada akhir Agustus lalu menjadi saksi perjuangan para atlet muda dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Di tengah persaingan karate yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah, lima mahasiswa UMJ tampil gemilang. Mereka bukan sekadar ikut bertanding, tetapi pulang membawa lima gelar Juara

Irvan Idris Saleh, Julianto