Buruh Sambut Positif Keppres Satgas PHK, Prabowo: Negara Hadir Bersama Pekerja

Buruh Sambut Positif Keppres Satgas PHK, Prabowo: Negara Hadir Bersama Pekerja
Pekerja otomotif dari kawssan Kelapa Gading, Jakarta Utara, berorasi di depan kantor Disnaker DKI Jakarta, di Tugu Tani, Jakatta Pusat, Jumat (1/5/2026) (Foto Spemtroom )

Jakarta - Spektroom : Pemandangan warna-warni dan kreatif dari pakaian yang dikenakan para buruh sering kali mengubah kawasan Monumen Nasional (Monas) menjadi seperti "pelangi" saat aksi demonstrasi atau perayaan May Day (Hari Buruh Internasional).

Pantauan Spektroom, akibat kepadatan tersebut, massa buruh sering kali melakukan orasi di titik-titik penyangga seperti Tugu Tani sebelum menuju atau kembali dari Monas.

Presiden Prabowo Subianto mencatat aspirasi buruh yang disampaikan para petinggi buruh di Monas.

Merespon aspirasi buruh, Presiden Prabowo Subianto menyatakan telah menandatangani Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Satgas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan buruh.

"Saya sudah mengeluarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang, satgas mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Buruh," kata Prabowo yang disambut ratusan ribu buruh yang memadati Silang Monas.Jumat (1/5/2026).

Dengan keppres tersebut, kata Kepala Negara, para buruh tidak perlu khawatir dengan ancaman PHK. Pemerintah akan hadir, membela, dan melindungi kepentingan buruh.

Jelang siang hari, buruh berangsur - angsur meninggalkan kawasan Monas dan ada juga mereka bersama rekreasi menikmati suasana Ibukota pada May Day 2026

Berita terkait

Pemerintah Percepat Pemulihan Lahan Terdampak Bencana dan Antisipasi Kekeringan Melalui Gerakan Tanam Serempak 50 Ribu Hektare

Pemerintah Percepat Pemulihan Lahan Terdampak Bencana dan Antisipasi Kekeringan Melalui Gerakan Tanam Serempak 50 Ribu Hektare

Agam-Spektroom : Pemerintah mempercepat pemulihan lahan pertanian terdampak bencana sekaligus mengantisipasi potensi kekeringan melalui Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektare yang dilaksanakan di berbagai daerah secara nasional, termasuk di Sumatera Barat (Sumbar). Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah ikut turun langsung menanam padi dalam kegiatan tanam serempak 50.000 hektare di Sumbar yang

Rafles