Peringatan Hari Buruh di Pusatkan di Monas

Peringatan Hari Buruh di Pusatkan di Monas
Presiden Prabowo Subianto, dan menteri kabinet Merah Putih, menghadiri peringatan hari buruh di Monas Jakarta: (Foto : Istimewa).

Jakarta-Spektroom: Peringatan hari buruh, secara nasional hari ini Jum'at 1/5/2026 dipusatkan di Monas Jakarta

Peringatan kali ini, dihadiri Presiden dan sejumlah menteri dan sekitar puluhan ribu buruh. Hal ini ujud dari negara hadir saat dibutuhkan. Sejumlah tuntutan disampaikan perwakilan buruh antara lain terkait dengan upah buruh, tenaga Outsourcing, pemotongan pajak pesangon, THR dan pemotongan penghasilan 20 persen ojol dsb.

Presiden menegaskan bahwa kebijakan pemerintah diarahkan untuk membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh. Pemerintah telah mengangkat Marsinah sebagai pahlawan nasional dan berencana membangun Museum Perjuangan Buruh sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan pekerja.

"Salah satu capaian penting adalah disahkannya Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, yang disebut sebagai tonggak sejarah setelah puluhan tahun diperjuangkan." Ujar Prabowi Subianto.

Presiden juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para pekerja, petani, dan nelayan yang dinilai sebagai kelompok yang jujur dan tulus dalam bekerja dan berusaha.

Dalam upaya melindungi tenaga kerja, pemerintah telah menerbitkan Keputusan Presiden tentang pembentukan satgas mitigasi PHK dan peningkatan kesejahteraan buruh. Dan memastikan negara akan hadir membela pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja.

Di sektor sumber daya alam, pemerintah telah mengambil alih jutaan hektare lahan dari tambang ilegal untuk dikelola demi kemakmuran rakyat.

"Pemerintah juga akan menyalurkan kredit berbunga rendah maksimal 5% per tahun untuk masyarakat kecil guna mengatasi praktik pinjaman berbunga tinggi." Ujar tambah Prabowo Subianto.

Presiden juga menyoroti perlindungan bagi pekerja sektor informal, termasuk pengemudi transportasi online yang akan mendapatkan jaminan sosial, asuransi kesehatan, serta pembagian pendapatan yang lebih adil.

Upah minimum juga telah dinaikkan, dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas diperluas.

Di sektor kelautan, pemerintah akan membangun ribuan kampung nelayan lengkap dengan fasilitas pendukung seperti pabrik es dan bantuan kapal, yang ditargetkan meningkatkan kesejahteraan jutaan nelayan dan keluarganya.

Selain itu, pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah, menjalankan program makan bergizi gratis, serta membangun satu juta rumah guna mendorong penciptaan lapangan kerja.

Presiden menutup pidato dengan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Peringatan hari buruh di Monas sampai Jumat (1/5/2026) berjalan aman. Polda metro jaya menurunkan sekitar 6678 personil pengaman gabungan yang ditempatkan di Monas. Maupun di sekitar gedung DPR RI.

Berita terkait

Pemerintah Percepat Pemulihan Lahan Terdampak Bencana dan Antisipasi Kekeringan Melalui Gerakan Tanam Serempak 50 Ribu Hektare

Pemerintah Percepat Pemulihan Lahan Terdampak Bencana dan Antisipasi Kekeringan Melalui Gerakan Tanam Serempak 50 Ribu Hektare

Agam-Spektroom : Pemerintah mempercepat pemulihan lahan pertanian terdampak bencana sekaligus mengantisipasi potensi kekeringan melalui Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektare yang dilaksanakan di berbagai daerah secara nasional, termasuk di Sumatera Barat (Sumbar). Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah ikut turun langsung menanam padi dalam kegiatan tanam serempak 50.000 hektare di Sumbar yang

Rafles