Cegah Api Merembet ke Pemukiman, Babinsa Jeneponto bersama Damkar dan Warga Padamkan Kebakaran

Cegah Api Merembet ke Pemukiman, Babinsa Jeneponto bersama Damkar dan  Warga Padamkan Kebakaran
Foto ; Babinsa Kodim 1425/ Jeneponto bersama Damkar dsn warga padamkan kebakaran kebun ( Pendim 1425/ Jeneponto)

Jeneponto-Spektroom : Kebakaran lahan kebun seluas 1 hektare milik Ibu Pa'ja (35) di Lingkungan Birangloe, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, berhasil dipadamkan oleh Babinsa Koramil 03/Tamalatea Kodim 1425/Jeneponto Sertu Sadaruddin bersama personel Damkar Sektor Bangkala dan warga, Jumat (21/08/2026) sekitar pukul 13.55 Wita. Hingga saat ini, penyebab kebakaran lahan pertanian (Kebun) tersebut belum diketahui.

Laporan kebakaran pertama kali datang dari Sdr. Jufri Nyau (59) warga yang berdomisili tepat di sekitar TKP. Ia menjelaskan bahwa saat hendak beristirahat siang, dirinya mencium bau asap dan melihat kepulan asap tebal dari arah kebun milik Ibu Pa'ja. Setelah dilakukan pengecekan, api telah membesar dan melahap lahan kebun tersebut.

Mendapat informasi tersebut, warga Lingkungan Birangloe langsung bergerak menuju lokasi dengan peralatan seadanya untuk melakukan pemadaman awal. Namun kondisi lahan yang kering serta hembusan angin kencang membuat api cepat membesar dan dikhawatirkan merembet ke rumah-rumah warga yang berdekatan dengan lokasi kebakaran.

Sertu Sadaruddin Babinsa setempat, yang menerima laporan tersebut segera tiba di TKP dan langsung berkoordinasi dengan Damkar Sektor Bangkala. Tidak berselang lama, tim Damkar tiba dan bersama Babinsa serta warga melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, sementara kerugian materiil berupa lahan kebun 1 hektare milik korban.

Babinsa Tonrokassi Sertu Sadaruddin membenarkan hal tersebut. “Benar, hari ini telah terjadi kebakaran lahan kebun milik Ibu Pa'ja di Birangloe seluas kurang lebih 1 hektare. Saya menerima laporan dari warga atas nama Pak Jufri Nyau sekitar pukul 13.55 Wita dan langsung menuju ke TKP," katanya.

“Setibanya di lokasi, api sudah cukup besar. Saya bersama warga berupaya melakukan pemadaman awal dan mengamankan lingkungan sekitar agar warga tidak mendekat, sekaligus berkoordinasi dengan Damkar Sektor Bangkala untuk bantuan pemadaman," tambah Sadaruddin.

Lebih lanjut ia katakan, Berkat kerja sama yang baik antara Damkar, warga, dan Babinsa, api akhirnya dapat dipadamkan dan tidak merembet ke permukiman. Untuk korban jiwa nihil, hanya kerugian lahan kebun milik Ibu Pa'ja.

"Sebagai Babinsa, kami mengimbau kepada seluruh warga agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah di musim kemarau ini, karena sangat mudah memicu kebakaran yang lebih besar," pungkasnya.

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti