Trending

Cuaca Ekstrem, Polisi Bengkayang Sisir Lokasi Rawan Banjir dan Longsor

Cuaca Ekstrem, Polisi Bengkayang Sisir Lokasi Rawan Banjir dan Longsor
Samapta Polres Bengkayang pantau Salah satu titik kawasan rawan banjir di wilayah Kabupaten Bengkayang. (Foto: Humas Polres Bengkayang)

Spektroom – Menghadapi tingginya curah hujan yang belakangan kerap mengguyur wilayah Bengkayang, jajaran Sat Samapta Polres Bengkayang bergerak cepat melakukan pemetaan sekaligus pengawasan lapangan di sejumlah titik rawan bencana.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi dini terhadap potensi banjir dan longsor yang bisa terjadi kapan saja, terutama saat cuaca ekstrem melanda daerah tersebut.

Pada Selasa (02/12/2025), personel Sat Samapta turun langsung menyisir dua kecamatan yang selama ini dikenal memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi, yakni Kecamatan Lumar dan Kecamatan Bengkayang.

Patroli dilakukan dengan menyusuri area-area yang sering terdampak saat hujan deras, mulai dari tebing yang berpotensi longsor, bantaran sungai dengan debit air yang cepat naik, hingga titik-titik yang kerap tergenang banjir.

Kasat Samapta Polres Bengkayang, IPTU Dwiyanto Bhanu Susilo, menjelaskan bahwa dari hasil pengecekan lapangan, petugas menemukan beberapa lokasi yang mulai menunjukkan tanda-tanda kerentanan.

Tebing di sejumlah titik tampak tergerus akibat hujan berintensitas tinggi, sementara aliran sungai mengalami peningkatan debit air yang cukup signifikan. Kondisi tersebut langsung dicatat sebagai perhatian khusus untuk pemantauan lanjutan.

Selain melakukan pemetaan rawan bencana, petugas juga menyempatkan diri menyampaikan imbauan kepada warga sekitar. Mereka mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah, terutama pada malam hari ketika hujan sering datang tiba-tiba dan sulit diprediksi.

Warga juga diberikan edukasi tentang langkah dasar kesiapsiagaan bencana, termasuk pentingnya melaporkan kondisi membahayakan melalui layanan darurat 110 agar petugas bisa segera merespons.

“Patroli ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keselamatan warga. Pemetaan ini penting agar kami bisa memonitor titik-titik rawan secara berkala, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi,” ujar IPTU Dwiyanto.

Dari hasil pemantauan, situasi di dua kecamatan tersebut hingga kini terbilang aman dan kondusif.

Meski demikian, Sat Samapta memberikan beberapa catatan penting, di antaranya perlunya pemasangan rambu peringatan di lokasi rawan longsor dan peningkatan penerangan jalan di beberapa kawasan yang minim cahaya.

Upaya ini dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan dan memudahkan warga saat melintas di malam hari.

Dengan langkah cepat dan terukur tersebut, Polres Bengkayang berharap kewaspadaan masyarakat tetap terjaga dan potensi bencana dapat diminimalkan sejak dini, terutama selama periode cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles