Dalam Rangka HUT Ke 63 : PWRI Kota Padang Berbagi Tali Kasih

Dalam Rangka HUT Ke 63 : PWRI Kota Padang Berbagi Tali Kasih
Ketua PWRI Kota Padang, Yusman Kasim menyerahkan santunan tali kasih (Foto : Humas PWRI)

Spektroom - Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Padang dalam rangka memperingati HUT ke 63 tahun 2025 berbagi tali kasih dengan anggota yang mengalami masalah kesehatan di tiga kecamatan yaitu Nanggalo, Bungus Teluk Kabung dan Pauh.

Tali kasih adalah wujud solidaritas sosial sesama anggota PWRI untuk merawat empati di penghujung usia agar manfaatnya tetap dirasakan.

"Oleh sebab itu dalam rangka HUT PWRI ke.63 tahun 2025 ini kita berbagi tali kasih dengan anggota yang dalam keadaan sakit," kata Ketua PWRI Kota Padang Drs. H. Yusman Kasim, MM, saat menyerahkan santunan tali kasih kepada Anidjus (88 tahun) anggota PWRI Kecamatan Nanggalo di kediamannya Jalan Wirasaksi, Siteba, Padang.

Selain Anidjus, anggota PWRI yang menerima tali kasih adalah Hasanah (81 tahun) dari Kecamatan Bungus Teluk Kabung dan Ratna Suyono (86 tahun) dari Kecamatan Pauh.

Anidjus merupakan tokoh penggerak dan pendiri KERTA Kota Padang, mantan guru SMP, pendiri PWRI Kecamatan Nanggalo dan sangat aktif dalam berbagai kegiatan PWRI. Sejak 10 tahun yang lalu beliau sakit di rumah dan tidak bisa kemana-mana lagi.

Sementara Hasanah, merupakan tokoh perempuan dari Kecamatan Bungus Teluk Kabung yang berjasa dalam pendirian PWRI di Bungus Teluk Kabung, seorang dermawan nasi bungkus (Beliau adalah owner Rumah Makan Keluarga) dan menderita sakit sudah 2 tahun.

Akan halnya Ratna Suyono, adalah tokoh Kerta Kota Padang. Beliau merupakan penggiat seni budaya Minangkabau, selalu menjadi konduktor paduan suara dan selama 3 periode menjadi Ketua PWRI Kecamatan Pauh. Sejak 3 tahun yang lalu beliau tidak bisa lagi beraktifitas karena sakit di rumahnya, di Rindang Alam Koto Lua.

Yusman menjelaskan, bahwa anggota PWRI yang diberikan tali kasih memang tokoh tokoh yang dalam keadaan sakit menahun, sementara mereka selama ini telah banyak berkontribusi terhadap PWRI baik di kota maupun di tingkat kecamatan. "Sekedar buah tangan saat bezuk tadi kita memberikan santunan masing masing @ Rp.500.000," ungkap Yusman, mantan Wakil Walikota Padang itu.

Turut mendampingi Yusman dalam penyerahan santunan tali kasih ini adalah Ketua Panitia HUT PWRI Tingkat Kota Padang H. Asyraf Sani, Sekretaris Hervan Bahar, Wakil Ketua H. Ali Basar, Koordinator Kegiatan Tali Kasih Wardas Tanjung dan sejumlah panitia lainnya.

Berita terkait

Wakili Indonesia ke Forum Internasional di Tiongkok, Guru Madrasah Maluku Utara Perkuat SDM Pendidikan

Wakili Indonesia ke Forum Internasional di Tiongkok, Guru Madrasah Maluku Utara Perkuat SDM Pendidikan

Sofifi-Spektroom : Membanggakan Seorang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kepulauan Sula, Maluku Utara membuktikan bahwa dedikasi dan semangat belajar  serta kemauannya memperbaiki kualitas Pendidikan di tanah air khususnya wilayah kepulauan mampu membawanya menembus panggung pendidikan internasional. Adalah Joni Patrumsari, guru Bahasa Inggris di MAN 1 Kepulauan Sula berkesempatan menjadi salah

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Polda Maluku Antar 7 Putra Daerah Lolos Akpol 2026, Siap Tempuh Pendidikan Calon Perwira .

Polda Maluku Antar 7 Putra Daerah Lolos Akpol 2026, Siap Tempuh Pendidikan Calon Perwira .

Ambon-Spektroom: Maluku kembali mengukir prestasi dalam mencetak sumber daya manusia unggul di lingkungan Polri. Sebanyak tujuh putra terbaik asal Maluku berhasil dinyatakan lulus dan terpilih pada Sidang Akhir Seleksi Tingkat Pusat Penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026, dan selanjutnya akan mengikuti pendidikan pembentukan calon perwira Polri di Akademi

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Kurnala Beberkan Tiga Masalah Krusial Maluku, Pendidikan, Kesehatan dan Kuliah Kedokteran Jadi Sorotan

Kurnala Beberkan Tiga Masalah Krusial Maluku, Pendidikan, Kesehatan dan Kuliah Kedokteran Jadi Sorotan

Jakarta-Spektroom : Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Wilhelm Danial Kurnala, membeberkan tiga persoalan yang dinilainya masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Provinsi Maluku, yakni sistem pendidikan yang belum tertata, pelayanan kesehatan yang bermasalah, serta tingginya biaya pendidikan kedokteran bagi putra-putri daerah. Hal itu disampaikan Kurnala kepada wartawan usai mengikuti Bimbingan

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Dari Dapur Produksi ke Pasar yang Lebih Luas, BPOM Malut Dampingi UMKM Peroleh Izin Edar

Dari Dapur Produksi ke Pasar yang Lebih Luas, BPOM Malut Dampingi UMKM Peroleh Izin Edar

Ternate–Spektroom : Komitmen Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Maluku Utara di Sofifi dalam mendorong UMKM pangan olahan naik kelas terus diwujudkan melalui pendampingan menyeluruh hingga pelaku usaha memperoleh izin edar BPOM. Salah satu kegiatan pendampingan dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) kepada UMKM pengolah pangan yang memproduksi cookies

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
ссс